Amnesty Internasional Indonesia Kecam Penganiayaan Aktivis UI, Desak Polisi Tangkap Pelaku 

Selasa 06 Okt 2026, 15:39 WIB
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. (Sumber: Instagram/@usmanham_id)
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. (Sumber: Instagram/@usmanham_id)

KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Amnesty International Indonesia mengecam keras aksi penganiayaan dan ancaman pembunuhan terhadap Koordinator Bidang Sosial Politik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Hafidz Haernanda.

Mereka mendesak kepolisian segera mengusut kasus tersebut dan menangkap para pelaku untuk diproses secara hukum.

"Kami sangat mengecam, mengutuk serangan terhadap Hafidz Haernanda, Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI," ujar Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, Selasa, 6 Oktober 2026.

Menurut Usman, tindakan kekerasan terhadap Hafidz tidak dapat dibenarkan. Ia menyebut Hafidz ditendang saat mengendarai sepeda motor hingga terjatuh, kemudian dipukul dan mendapat ancaman pembunuhan.

Baca Juga: Jefri Nichol Soroti Dugaan Pemblokiran Rekening Aktivis Pati: Serem Banget, Bank Bisa Disuruh Aparat

"Ia ditendang ketika mengendarai motor sampai terjatuh, ia dipukul bahkan diancam hendak dibunuh. Bahkan juga ponselnya dirampas dan ditodongkan dengan dugaan senjata," jelas Usman Hamid.

Usman mengatakan, para pelaku juga meninggalkan sejumlah barang yang berada di dalam tas Hafidz. Di antaranya kain sarung, slayer hingga sandal.

Kata dia, aksi tersebut tidak hanya merupakan tindak kekerasan, tetapi juga berpotensi mengancam kebebasan sipil serta aktivitas gerakan mahasiswa.

"Tindakan ini jelas melanggar hukum, merendahkan wibawa hukum dan mengancam kebebasan sipil, termasuk mengancam secara serius gerakan mahasiswa," tegas Usman.

Baca Juga: Anak dan Istri Said Iqbal Siapa? Ini Profil Aktivis Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

Usman mengungkapkan, Amnesty International Indonesia belum lama ini bertemu dengan Hafidz dalam kegiatan peringatan September Hitam.


Berita Terkait


News Update