"Ya, tentu saja, aku harus memikirkan saudaraku Marselino. Dia selalu ada untukku sejak hari pertama, kamu tahu. Jadi, saat kami meraih gelar juara, aku juga harus memikirkan dia," kata Ole saat ditanya alasan membawa jersey Marselino.
Ole kembali menegaskan, gelar juara yang diraih Timnas Indonesia juga dipersembahkan untuk Marselino Ferdinan.
"Ya, tentu saja trofi ini untuk dia [Marselino], saya pasti memikirkannya. Saat kami memenangkan trofi, ini juga untuk Lino. Dia juga mewakili semua anak-anak di Indonesia, jadi saya sangat mencintainya, itulah sebabnya," sambungnya.
Bagi Ole, keberadaan Marselino tidak terlepas dari perjalanan Timnas Indonesia dalam meraih gelar perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
Marselino juga dikenal sebagai salah satu pemain yang menjadi bagian dari generasi Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Karena itu, absennya sang pemain akibat cedera tidak menghilangkan keterkaitannya dengan keberhasilan tim.
Momen Ole membawa jersey Marselino pun menjadi bentuk penghormatan kepada rekannya tersebut.
Gestur itu dilakukan tepat setelah Indonesia menyelesaikan pertandingan final dan memastikan trofi berada di tangan skuad Garuda.
Kedekatan Ole Romeny dan Marselino Ferdinan bukan sesuatu yang baru. Keduanya pernah berada di klub yang sama, yakni Oxford United.
Pengalaman berada dalam satu lingkungan klub membuat keduanya memiliki hubungan yang cukup dekat.
Kebersamaan itu menjadi salah satu alasan Ole menyebut Marselino sebagai saudaranya.
Saat ini, keduanya memang sudah membela klub berbeda. Ole Romeny melanjutkan kariernya bersama Fortuna Sittard, sedangkan Marselino Ferdinan belum lama ini resmi bergabung dengan Persija Jakarta.
