Itulah perlu mencetak pemimpin masa depan yang adaptif,berwawasan luas, dekat dengan rakyat, dan mampu menjadi motor perubahan di kesatuan masing – masing. utamanya terkait pergeseran tantangan dan ancaman.
Tak kalah pentingnya, menghadapi karakteristik ancaman dan "perang" seperti demikian, harus dihadapi dengan cara kian menguatkan kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi semakin relevan dan kontekstual.
Sudah terbukti selama 81 tahun TNI bersama rakyat makin kuat. Sudah teruji sudah selama 81 tahun TNI mampu melaksanakan tugasnya menjaga segenap tumpah darah persatuan dan kesatuan itu bersama-sama dengan rakyat.
Baca Juga: Kopi Pagi: Negara dan Ekonomi yang Adil
Doktrin ini sekaligus membuktikan bahwa TNI tidak pernah bergeser dari jati dirinya sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional.
Peringatan HUT ke-81 TNI pada tahun 2026 ini dengan mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, kian menegaskan bahwa kemanggulan dan kebersamaan yang erat antara TNI dan masyarakat bukan sebatas retorika, tetapi telah nyata adanya sejak kelahirannya.
Tema ini juga kian menunjukkan semangat pengabdian TNI bersama masyarakat dalam menjaga kedaulatan serta kesejahteraan rakyat, bangsa dan negara.
Kita tahu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto tiada henti selalu mengingatkan seluruh jajarannya untuk terus memelihara dan meningkatkan kemanunggalan dengan rakyat.
Baca Juga: Kopi Pagi : Cepat dan Bijak
Disebutkan, kemanunggalan TNI dengan Rakyat adalah urat nadi sistem pertahanan semesta. Sadari bahwa TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama-sama rakyat, demi kepentingan rakyat.
TNI adalah tentara rakyat, lahir dari rakyat, berjuang untuk rakyat, dan mengabdi demi kepentingan bangsa dan negara. Untuk itu, TNI akan senantiasa mendukung berbagai program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan nasional.
Tak terbantahkan, kemanunggalan TNI dengan rakyat sudah melebur dalam jiwa dan raga yang terimplementasi dalam gerak langkah sehari – hari, melalui hati, pikiran, ucapan dan perbuatan.
