Fauzan menegaskan seluruh temuan krusial tersebut telah dicatat sebagai bahan evaluasi resmi yang akan diteruskan ke Badan Gizi Nasional (BGN).
Pihak yayasan pengelola dapur diminta segera merenovasi dan memperbaiki sistem sanitasi sesuai regulasi yang berlaku sebelum diizinkan beroperasi kembali.
Saat ini Satgas MBG masih menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan dari Dinas Kesehatan untuk memastikan penyebab pasti gangguan kesehatan para siswa.
"Untuk saat ini, statusnya masih dugaan terkait menu makanan, dan kita masih menunggu hasil pengujian laboratorium resmi dari Dinas Kesehatan," ucapnya.
