Perubahan kecil itu ternyata justru menjadi identitas yang sangat kuat. Nama The Weeknd kemudian melekat pada musik R&B dan pop yang membawanya dari rilisan independen hingga panggung musik terbesar dunia.
Beberapa hal penting tentang Abel dan The Weeknd:
- Abel Tesfaye adalah nama asli The Weeknd.
- The Weeknd merupakan nama panggung, bukan nama orang berbeda.
- Karakter The Weeknd berkembang menjadi persona artistik tersendiri.
- House of Balloons menjadi salah satu titik penting dalam awal kariernya.
- Abel pernah mempertimbangkan mengakhiri penggunaan persona The Weeknd.
- Baca Juga: Purnomo 'Polisi Baik' Matikan AdSense YouTube usai Kedatangan Petugas, Begini Penjelasannya
Apakah Abel Akan Berhenti Menjadi The Weeknd?
Pertanyaan ini sempat menjadi serius setelah Abel menyebut bahwa Hurry Up Tomorrow merupakan bagian dari penutupan sebuah bab dalam perjalanan The Weeknd.
Dalam wawancara dengan Variety yang dikutip Billboard Canada Kamis, 1 Oktober 2026, Abel mengatakan bahwa yang ingin ia akhiri adalah “my existence as the Weeknd”. Ia tetap ingin membuat musik, tetapi merasa persona The Weeknd sudah mencapai titik yang ingin ia tinggalkan.
Namun, rencana tersebut kemudian berubah.
Saat tampil di Stockholm pada Agustus 2026, Abel mengatakan kepada penonton bahwa ia sempat mencoba merasakan pensiun, tetapi ternyata tidak menyukainya. “I’ll never disappear. I love this too much to ever disappear,” ujarnya, seperti dilaporkan Billboard Canada dan Rolling Stone Canada.
Artinya, untuk saat ini, nama Abel dan The Weeknd masih merujuk pada satu orang yang sama. Bedanya, Abel Tesfaye adalah sosok di baliknya, sedangkan The Weeknd merupakan identitas artistik yang membesarkan namanya di dunia musik.
