Pengaturan tersebut dapat berguna ketika pengguna mengambil gambar dalam kondisi pencahayaan rendah atau ketika ingin memperoleh efek latar belakang yang lebih buram.
Sementara itu, apertur yang lebih kecil seperti F2.8 hingga F4 dapat digunakan untuk menyesuaikan jumlah cahaya dan karakter gambar yang dihasilkan.
Kehadiran variable aperture memberikan kontrol tambahan bagi pengguna yang ingin mendapatkan hasil foto sesuai kondisi dan kebutuhan pengambilan gambar.
Namun, fitur tersebut tidak tersedia pada seluruh kamera. Pengaturan variable aperture terutama digunakan pada kamera utama, sementara kamera ultrawide dan telefoto memiliki kemampuan yang berbeda.
Tidak hanya fotografi, pengaturan apertur pada iPhone 18 Pro Max juga dapat dimanfaatkan ketika merekam video.
Pengguna dapat menentukan bukaan kamera sebelum proses perekaman dilakukan.
Pilihan apertur tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi pencahayaan dan tampilan visual yang ingin diperoleh.
Dalam pengujian awal, perubahan apertur dapat memberikan karakter visual yang berbeda.
Meski begitu, pengaturan tersebut perlu dipahami pengguna agar tidak sekadar digunakan berdasarkan angka terbesar atau terkecil.
Bukaan F1.4 misalnya, memungkinkan cahaya lebih banyak masuk. Dalam kondisi sangat terang, pengguna mungkin membutuhkan bukaan yang lebih kecil agar pencahayaan tetap terkendali.
2. Performa iPhone 18 Pro Max
Performa iPhone 18 Pro Max juga menjadi salah satu bagian yang mendapatkan pembaruan.
Apple membekali lini Pro dengan chipset generasi terbaru yang disebut A20 Pro.
