Perihal nominal tarif Transjakarta yang baru, Pramono mengatakan akan menentukan besarannya dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan masyarakat.
Dengan begitu, ia berharap penyesuaian tarif yang baru ini tidak akan membuat masyarakat menjadi terbebani ke depannya.
Baca Juga: KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Cigombong, Ditargetkan Rampung 2028
“Tetapi yang jelas, di dalam menentukan tarif itu, kami pasti mempertimbangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sehingga tidak membebani bagi masyarakat" jelasnya.
Pramono tetap meyakini bahwa tarif baru nanti akan tetap jauh lebih murah jika dibandingkan dengan kendaraan umum lainnya di sekitar Jakarta.
"Dan saya yakin tarif ini dibandingkan dengan tarif di sekitar Jakarta, masih menjadi tarif yang paling murah,” ujarnya.
Sebelumnyam Pemprov DKI Jakarta sudah lebih dulu menaikkan tarif Transjabodetabek rute Blok M-Soekarno Hatta per 1 September 2026 dari Rp3.500 menjadi Rp15.000 untuk sekali jalan
Tarif tersebut, menurut Pramono, masih lebih mudah dibandingkan moda transportasi lain dengan rute perjalanan serupa.
