POSKOTA.CO.ID - Jaringan kereta rel listrik (KRL) di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya bakal terus diperluas. Rencana ini menjadi bagian dari pengembangan transportasi massal untuk menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus mendorong penggunaan angkutan umum dalam aktivitas sehari-hari.
Salah satu pengembangan yang disiapkan adalah memperpanjang rute KRL dari Cikarang menuju Cikampek. Sementara dari arah selatan, layanan yang saat ini melayani perjalanan hingga Bogor direncanakan dikembangkan sampai Cigombong.
Pengembangan tersebut tidak dilakukan sekaligus. Prosesnya akan berlangsung secara bertahap dan ditargetkan dapat rampung pada 2028.
Melansir dari instagram @jktcreativemedia, perluasan jaringan tersebut berjalan seiring dengan rencana elektrifikasi sejumlah jalur kereta. Danantara tengah menyiapkan proses elektrifikasi untuk lintas Jakarta–Cikampek, Jakarta–Sukabumi, hingga Jakarta–Merak.
Elektrifikasi menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan kereta listrik karena memungkinkan jalur yang sebelumnya belum terlayani KRL untuk dipersiapkan menjadi bagian dari jaringan transportasi massal yang lebih luas.
Baca Juga: Ganjil Genap Hampir 10 Tahun, Pengamat Desak Kawasan Bisnis Dapat Relaksasi
Kapasitas KRL Ditargetkan Mencapai Dua Juta Pelanggan
Perluasan jalur bukan hanya soal menambah jarak perjalanan. Di balik rencana tersebut, ada kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas angkutan umum seiring tingginya mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan dan wilayah penyangga.
KAI menargetkan kapasitas layanan KRL nantinya dapat mencapai sekitar dua juta pelanggan per hari.
Jika target tersebut tercapai, jaringan KRL akan memiliki peran yang semakin besar dalam menopang perjalanan masyarakat yang selama ini bergantung pada kendaraan pribadi maupun moda transportasi lain.
Beberapa pengembangan yang disiapkan antara lain:
KRL Cikarang–Cikampek
Jalur KRL dari Cikarang direncanakan diperpanjang hingga Cikampek untuk memperluas jangkauan layanan ke wilayah timur.
