Peringati Hari Tani Nasional 2026, Pakar Dorong Regenerasi Petani hingga Penguatan Stok Bulog

Kamis 24 Sep 2026, 15:31 WIB
Guru Besar Agribisnis UIN Jakarta, Achmad Tjachja Nugraha di forum GANTARI 2026. (Sumber: Istimewa)
Guru Besar Agribisnis UIN Jakarta, Achmad Tjachja Nugraha di forum GANTARI 2026. (Sumber: Istimewa)

Persoalan pangan kini tidak lagi dipandang sebatas urusan perut, melainkan bagian dari kerentanan strategis pertahanan negara.

Kepala Staf Komando Armada RI, Laksamana Muda TNI Heri Triwibowo menegaskan bahwa bangsa dengan militer dan ekonomi kuat tetap bisa lumpuh jika bergantung pada pasokan pangan luar negeri.

Baca Juga: Kemarau Ancam Ratusan Hektare Sawah di Pandeglang, Dinas Pertanian Perkuat Mitigasi Cegah Gagal Panen

Gangguan rantai pasok global, krisis energi, bencana alam, hingga potensi konflik antarnegara menuntut jaminan keamanan jalur distribusi laut antardaerah agar pasokan pangan tidak terputus.

“Sebuah bangsa dengan kekuatan militer, ekonomi, dan teknologi yang besar tetap rentan jika pangannya bergantung pada pihak lain,” demikian materi yang disampaikan Heri.

Rangkaian pembahasan dalam GANTARI 2026 menyimpulkan bahwa kedaulatan pangan hanya bisa dicapai melalui pendekatan pentahelix melibatkan akademisi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta dukungan TNI-Polri dan generasi muda sebagai motor penggerak utama.


Berita Terkait


News Update