The Telkom Hub Capai Net Zero Emisi, 66 Lokasi PoP Gunakan 21 Persen Energi Terbarukan

Rabu 23 Sep 2026, 21:57 WIB
Telkom menerima Certificate of Appreciation dari PT EMI atas pemanfaatan REC dan SPE GRK dalam mendukung upaya dekarbonisasi. (Sumber: Dok. Telkom)
Telkom menerima Certificate of Appreciation dari PT EMI atas pemanfaatan REC dan SPE GRK dalam mendukung upaya dekarbonisasi. (Sumber: Dok. Telkom)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengukuhkan komitmen dekarbonisasi operasional dengan mengantarkan kawasan The Telkom Hub mencapai status Net Zero Emission (NZE) untuk emisi Cakupan 1 dan 2.

Pencapaian ini ditandai dengan penyerahan Renewable Energy Certificate (REC) dan Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE GRK) oleh PT Energy Management Indonesia (EMI) di Jakarta, Rabu, 23 September 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari penguatan Rencana Transisi Iklim TelkomGroup yang menargetkan penurunan emisi secara berjenjang hingga mencapai operasional NZE 100 persen pada tahun 2060.

VP Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menegaskan pencapaian kawasan Telkom Hub menjadi bukti nyata penerapan dekarbonisasi di tingkat operasional perusahaan.

Baca Juga: Dukung Sovereign AI, Telkom dan NeutraDC Siapkan AI Data Center 1 GW Bangun Kedaulatan Data Nasional

"Pencapaian The Telkom Hub sebagai kawasan net zero Cakupan 1 dan 2 merupakan milestone penting yang menunjukkan upaya dekarbonisasi dapat diterapkan secara nyata," kata Gunawan, Rabu, 23 September 2026.

Telkom Pangkas Emisi Karbon Hingga 42 Ribu Ton

Dalam mendukung dekarbonisasi operasional, Telkom bersama anak usahanya, NeutraDC, telah membeli sebanyak 45.407 unit REC berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Langkah instrumen berbasis pasar ini diproyeksikan mampu memangkas potensi emisi karbon Cakupan 2 market-based hingga sebesar 42.425,7 ton CO₂e secara transparan.

Di samping itu, kawasan The Telkom Hub telah mengoperasikan 77 unit Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) yang menghemat listrik gedung Telkom Landmark Tower sebesar 20.235,6 kWh per tahun.

Baca Juga: Gandeng Raksasa China Unicom, TelkomGroup Siap Gejot Ekosistem AI, 5G, hingga Data Center Indonesia

Direktur Utama PT Telkom Landmark Tower, Suratman, menambahkan pihaknya juga menerapkan teknologi Building Management System guna memaksimalkan efisiensi konsumsi daya gedung.

EMI Apresiasi Langkah Dekarbonisasi Telkom

Direktur Utama EMI, Henri Firdaus mengapresiasi keberhasilan Telkom dan menyatakan kesiapannya untuk terus menjadi sustainable partner dalam pengelolaan offset emisi Cakupan 1 hingga 3.

Henri menekankan bahwa efisiensi energi bukan sekadar mengurangi pemakaian, melainkan mengoptimalkan sumber daya secara berkelanjutan termasuk melalui tata kelola limbah.

Melalui pilar Save Our Planet dalam payung program GoZero%, Telkom berkomitmen mengintegrasikan prinsip ramah lingkungan ke seluruh lini bisnis telekomunikasi nasional.


Berita Terkait


News Update