Wibi mendesak PAM JAYA mengkaji skema kompensasi atau subsidi biaya pengangkutan air laut agar beban ongkos distribusi tidak dibebankan kepada masyarakat lokal.
Langkah ini dinilai penting untuk menjamin kesetaraan harga dan keterjangkauan akses layanan dasar bagi seluruh warga di wilayah Kepulauan Seribu.
"Warga tidak boleh kesulitan atau membayar lebih mahal hanya karena mereka tinggal jauh dari pusat kota Jakarta," ucapnya.
