Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Kontainer Berisi Minyak Mentah di Tanjung Priok

Selasa 22 Sep 2026, 12:26 WIB
Polisi tengah menyelidiki penyebab kebakaran kontainer berisi minyak Mentah di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Sumber: Polda Metro Jaya)
Polisi tengah menyelidiki penyebab kebakaran kontainer berisi minyak Mentah di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Sumber: Polda Metro Jaya)

CILINCING, POSKOTA.CO.ID - Kebakaran di kawasan New Priok Container Terminal One (NPCT1), Jalan Terminal Kalibaru Raya Kavling, B No 1 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Senin, 21 September 2026 sore. Api diduga berasal dari muatan salah satu kontainer yang berisi minyak mentah dan mudah terbakar.

Petugas kepolisian dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan area kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman serta mencegah api merambat ke bagian terminal lainnya.

"Lokasi TKP ada di Kade 820 Block DG, terminal NPCT1. Api termonitor muncul dari dalam muatan salah satu kontainer sejak pukul 15.20 WIB dan berhasil dipadamkan pada pukul 16.45 WIB," ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP A.A. Ngurah Made Pandu Prabawa dalam keterangannya, Selasa, 22 September 2026.

Menurut Pandu, proses pemadaman melibatkan 14 unit mobil pemadam kebakaran yang berasal dari Pelindo, NPCT1, dan Pemerintah Kota Jakarta Utara. Akibatnya, kebakaran tersebut menyebabkan sejumlah isotank dan satu unit kontainer mengalami kerusakan akibat dilalap api. 

Baca Juga: Kebakaran Kontainer di Tanjung Priok, Api Berhasil Dijinakkan dan Ini Penjelasan NPCT1

Lanjut Pandu, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan untuk memastikan seluruh dampak yang ditimbulkan dalam peristiwa tersebut.

Sejauh ini, sebanyak 51 isotank dan satu unit kontainer DG dilaporkan terbakar, sementara detail kerusakan masih dalam proses penyelidikan.

Selanjutnya, kata Pandu, untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, penyidik juga telah berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor). Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap sumber api dan memastikan penyebab terjadinya kebakaran.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Labfor untuk proses penyelidikan lebih lanjut," tutur Pandu.


Berita Terkait


News Update