Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games 2026, Pemerintah Siapkan Dana Pensiun

Selasa 22 Sep 2026, 19:09 WIB
Menpora Erick Thohir memberikan dukungan kepada atlet Indonesia pada Asian Games 2026 di Jepang. Pemerintah menyiapkan bonus Rp3 miliar bagi peraih medali emas kategori perorangan. (Sumber: PSSI)
Menpora Erick Thohir memberikan dukungan kepada atlet Indonesia pada Asian Games 2026 di Jepang. Pemerintah menyiapkan bonus Rp3 miliar bagi peraih medali emas kategori perorangan. (Sumber: PSSI)

POSKOTA.CO.ID - Pemerintah menyiapkan bonus sebesar Rp3 miliar bagi atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada Asian Games 2026. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir kembali mengingatkan apresiasi tersebut saat memberikan dukungan kepada kontingen Indonesia di Aichi, Jepang.

Erick menegaskan bahwa perolehan medali emas menjadi salah satu target yang dikejar Indonesia dalam ajang olahraga multicabang tingkat Asia.

Meski begitu, perjuangan atlet yang meraih medali perak dan perunggu tetap mendapat penghargaan dari pemerintah.

Baca Juga: Jadwal Timnas MLBB Indonesia di Asian Games 2026 Kapan Dimulai? Cek Lawan dan Jam Tanding

Erick Thohir Dorong Atlet Indonesia Kejar Medali Emas

Dalam keterangannya pada Senin (21/9/2026), Erick menyampaikan bahwa pemerintah ingin para atlet terus berjuang mencapai hasil terbaik. Ia mengapresiasi atlet yang berhasil meraih medali, tetapi menekankan pentingnya mengejar emas.

“Ya, kita mencari emas. Dan tentu apresiasi kepada para atlet yang sudah berjuang mendapatkan perunggu, perak, luar biasa. Tapi kita cari emas,” ujar Erick di Aichi Prefectural Martial Arts Hall.

Janji bonus Rp3 miliar sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat melepas kontingen Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada 9 September 2026. Bonus tersebut ditujukan bagi atlet peraih medali emas Asian Games 2026.

Skema Bonus Atlet dan Pembinaan Berkelanjutan

Besaran Rp3 miliar berlaku sebagai patokan untuk peraih emas kategori perorangan. Sementara itu, perhitungan bonus untuk nomor ganda dan beregu masih membutuhkan pengkajian lebih lanjut. Skema apresiasi bagi peraih medali perak dan perunggu juga belum dirinci secara keseluruhan.

Di luar penghargaan finansial, pemerintah juga mendorong pembinaan atlet melalui program pelatihan nasional yang berkelanjutan. Erick menyebut persiapan dilakukan untuk kebutuhan jangka pendek, menengah, hingga panjang, termasuk menghadapi SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade.

Pendekatan tersebut menempatkan pembinaan sebagai proses yang tidak berhenti setelah satu kompetisi selesai. Persiapan latihan dan pengembangan atlet diharapkan dapat terus berjalan untuk menghadapi agenda olahraga berikutnya.

Baca Juga: Update Medali Asian Games 2026 Sore Ini 22 September, Indonesia Posisi Berapa? Cek Klasemen Terbaru

Rencana Dana Pensiun bagi Atlet Peraih Emas

Pemerintah juga tengah menyiapkan skema jaminan hari tua atau dana pensiun bagi atlet yang meraih medali emas. Erick berharap program tersebut dapat direalisasikan dalam satu hingga dua tahun mendatang.

“Mudah-mudahan 1–2 tahun lagi kita juga siapkan untuk dana pensiun ya para atlet yang mendapatkan medali emas. Ayo kita dukung semua,” ujar Erick.

Rencana ini menjadi bagian dari pembahasan mengenai masa depan atlet setelah masa aktif mereka dalam kompetisi berakhir. Namun, berdasarkan keterangan yang tersedia, rincian mekanisme, cakupan penerima, dan bentuk manfaat dana pensiun tersebut belum dijelaskan secara lengkap.

Bonus Rp3 miliar menjadi salah satu bentuk apresiasi pemerintah bagi atlet peraih emas Asian Games 2026. Bersamaan dengan itu, penguatan pembinaan dan rencana jaminan hari tua menunjukkan adanya perhatian terhadap prestasi serta keberlanjutan karier atlet. Pelaksanaan skema bonus beregu dan program dana pensiun masih menunggu perincian lebih lanjut dari pemerintah.


Berita Terkait


News Update