POSKOTA.CO.ID - Nama Maudy Ayunda kembali menjadi perhatian ketika publik membahas alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Bukan hanya karena prestasinya di dua kampus ternama dunia, tetapi juga statusnya sebagai penerima beasiswa pemerintah dan kiprahnya di bidang pendidikan Indonesia.
Lantas, apakah Maudy Ayunda penerima LPDP untuk kuliah di Oxford? Jawabannya, bukan. Ada perbedaan penting antara pendidikan S1 yang ditempuhnya di Inggris dan studi S2 yang didanai LPDP.
Maudy Ayunda Kuliah Oxford Bukan dengan Beasiswa LPDP
Maudy Ayunda menempuh pendidikan S1 Philosophy, Politics and Economics (PPE) di University of Oxford, Inggris, pada 2013–2016. Kuliah tersebut bukan bagian dari pendanaan LPDP.
Dalam wawancara menjelang keberangkatannya pada 2013, Maudy menyebut biaya pendidikan Oxford masih ditanggung orang tua.
“Masih orang tua sih yang biayain,” ujar Maudy ketika ditanya mengenai pendanaan kuliahnya.
Statusnya sebagai awardee LPDP baru berkaitan dengan pendidikan pascasarjana. Setelah menyelesaikan studi di Oxford, Maudy mengikuti seleksi LPDP pada 2018.
Pada Maret 2019, ia mengumumkan diterima di Harvard University dan Stanford University. Maudy kemudian memilih Stanford untuk melanjutkan pendidikan mulai 2019.
Tahun Beasiswa LPDP Maudy Ayunda dan PK Berapa?
Maudy Ayunda menjadi penerima LPDP untuk studi S2 di Stanford University pada 2019. Ia mengambil joint degree yang menghasilkan dua gelar sekaligus, yaitu Master of Business Administration dari Stanford Graduate School of Business dan Master of Arts in Education dari Stanford Graduate School of Education.
Masa studinya berlangsung pada 2019–2021.
Jadi, jika ada pertanyaan mengenai Maudy Ayunda penerima LPDP Oxford, penyebutan tersebut kurang tepat. Oxford merupakan pendidikan S1, sedangkan LPDP membiayai studi lanjutannya di Stanford.
