POSKOTA.CO.ID - Vokalis grup musik Sunda MK9, Kanaya Whu meninggal dunia pada Minggu, 13 September 2026 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung usai berjuang melawan penyakit kanker.
Kabar meninggalnya penyanyi berusia 34 tahun ini cukup mengejutkan banyak orang, terutama mereka yang selama beberapa tahun terakhir mengenal sosoknya lewat penampilan bersama MK9.
Wafatnya Kanaya Whu turut bukan hanya menjadi sorotan publik Jawa Barat, namun juga warganet di media sosial. Pasalnya, kabar meninggalnya sang penyanyi disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi lewat unggahan di akun Instagram resminya.
Baca Juga: Maudy Ayunda Mengapa Disebut Tone Deaf? Konten Mindfulness Picu Perdebatan di Threads
"Kami menyampaikan berita duka telah meninggal dunia, saudari kita, sahabat kita, Teh Kanaya di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung karena menderita kanker. Semoga almarhum diterima iman islamnya, diampuni segala dosanya dan diterima di sisi Allah SWT," kata Dedi.
"Mohon dimaafkan segala dosanya, segala kesalahannya, semoga keluarganya ditabahhkan dalam menghadapi cobaan yang berat ini," tambahnya.
Unggahan ini pun sukses menyita perhatian warganet, khususnya mereka yang bukan warga Jawa Barat karena tidak mengetahui hubungan antara Dedi Mulyadi dengan Kanaya Whu.
Sosok yang akrab disapa KDM itu bahkan diketahui sampai menangis setelah mengetahui wafatnya sang penyanyi. Dedi juga dikabarkan turut hadir langsung dalam prosesi pemakaman Kanaya di Kampung Lengkongsari, Desa Sukajadi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.
Lantas, Kanaya Whu sebenarnya punya hubungan apa dengan Dedi Mulyadi ?
Baca Juga: Kanaya Whu Sakit Kanker Apa? Ini Fakta Penyakit hingga Jejak Karier Vokalis Emka 9 sebelum Meninggal
Apa Hubungan Kanaya Whu dan Dedi Mulyadi?
Kanaya Whu dan Dedi Mulyadi diketahui memiliki hubungan yang cukup dekat. Kanaya adalah vokalis band MK9 yang merupakan kelompok musik bentukan KDM.
Ia sudah bergabung sebagai penyanyi utama gurp musik tersebut sejak 2019. Tak hanya menyanyikan sejumlah lagu Sunda karya Dedi Mulyadi, namun Kanaya juga kerap mengikuti berbagai agenda Gubernur Jawa Barat itu.
Kepiawaiannya dalam menyanyikan sejumlah lagu-lagu Sunda, membuat Kanaya akhirnya bisa bergabung dengan grup musik tersebut dan membangun hubungan baik dengan KDM.
Dedi Mulyadi sendiri bahkan telah menganggap anggota MK9, termasuk Kanaya sebagai bagian dari keluarganya. Hal tersebut dibuktikan saat Dedi Mulyadi ikut menggotong keranda jenazah Kanaya sebelum dikuburkan.
Baca Juga: Alasan Kangen Band Bubar Apa? Dodhy Singgung 'Kezaliman' dalam Unggahan
Profil Kanaya Whu
Kanaya Whu lahir di Tasikmalaya pada 1991. Namun, masa kecil dan pendidikannya mulai dari jenjang SD hingga SMA ia habiskan di Ibu Kota Jakarta.
Lamanya waktu yang ia habiskan di Jakarta membuat Kanaya sempat mengalami kesulitan saat mempelajari dan membawakan lagu-lagu berbahasa Sunda.
Meski begitu, kecintaannya terhadap musik membuat Kanaya tidak patah semangat untuk menyanyikan lagu Sunda, termasuk ciptaan Dedi Mulyadi.
Sebelum dikenal luas sebagai vokalis grup musik MK9, Kanaya ternyata pernah meniti karier sebagai pekerja kantoran biasa.
Setelah itu, pemilik nama asli Kanya Whulan ini mulai menyanyikan lagu-lagu berbahasa Sunda termasuk lagu karya Dedi Mulyadi yang berjudul Kaasih Indung, Lungse, Lampah, Rubuh, hingga Rindu Purnama.
