Ia sudah bergabung sebagai penyanyi utama gurp musik tersebut sejak 2019. Tak hanya menyanyikan sejumlah lagu Sunda karya Dedi Mulyadi, namun Kanaya juga kerap mengikuti berbagai agenda Gubernur Jawa Barat itu.
Kepiawaiannya dalam menyanyikan sejumlah lagu-lagu Sunda, membuat Kanaya akhirnya bisa bergabung dengan grup musik tersebut dan membangun hubungan baik dengan KDM.
Dedi Mulyadi sendiri bahkan telah menganggap anggota MK9, termasuk Kanaya sebagai bagian dari keluarganya. Hal tersebut dibuktikan saat Dedi Mulyadi ikut menggotong keranda jenazah Kanaya sebelum dikuburkan.
Baca Juga: Alasan Kangen Band Bubar Apa? Dodhy Singgung 'Kezaliman' dalam Unggahan
Profil Kanaya Whu
Kanaya Whu lahir di Tasikmalaya pada 1991. Namun, masa kecil dan pendidikannya mulai dari jenjang SD hingga SMA ia habiskan di Ibu Kota Jakarta.
Lamanya waktu yang ia habiskan di Jakarta membuat Kanaya sempat mengalami kesulitan saat mempelajari dan membawakan lagu-lagu berbahasa Sunda.
Meski begitu, kecintaannya terhadap musik membuat Kanaya tidak patah semangat untuk menyanyikan lagu Sunda, termasuk ciptaan Dedi Mulyadi.
Sebelum dikenal luas sebagai vokalis grup musik MK9, Kanaya ternyata pernah meniti karier sebagai pekerja kantoran biasa.
Setelah itu, pemilik nama asli Kanya Whulan ini mulai menyanyikan lagu-lagu berbahasa Sunda termasuk lagu karya Dedi Mulyadi yang berjudul Kaasih Indung, Lungse, Lampah, Rubuh, hingga Rindu Purnama.
