CFD Jakarta Sabtu-Minggu Rencananya Kapan dan di Mana? Cek Jadwal dan Lokasi yang Dikaji Pemprov DKI

Senin 14 Sep 2026, 13:51 WIB
Rencana CFD Jakarta digelar Sabtu-Minggu masih dikaji Pemprov DKI. (Sumber: Dok. Istimewa)
Rencana CFD Jakarta digelar Sabtu-Minggu masih dikaji Pemprov DKI. (Sumber: Dok. Istimewa)

POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mengkaji Rencana penambahan hari pelaksanaan Car Free Day (CFD), yakni pada Sabtu dan Minggu.

Wacana tersebut muncul seiring adanya usulan agar pelaksanaan CFD di Jakarta diperluas menjadi dua kali dalam sepekan.

Dalam pelaksanaan yang selama ini berjalan, CFD Jakarta pada hari Minggu digelar di sejumlah kawasan, termasuk Jalan Sudirman-Thamrin dan Jalan Rasuna Said.

Kedua kawasan tersebut merupakan area dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.

Selain menjadi ruang bagi warga untuk berolahraga, kawasan itu juga menjadi bagian penting dari pusat bisnis dan perkantoran Jakarta.

Lantas, CFD Jakarta Sabtu-Minggu rencananya kapan dan di mana? Apakah Jalan Sudirman-Thamrin atau Jalan Rasuna Said yang akan menjadi lokasi CFD Sabtu?

Berikut perkembangan terbaru mengenai rencana penambahan CFD Jakarta yang masih dikaji Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga: Hari Ketujuh, 8 Penumpang Speedboat Hilang di Selat Sunda Masih Dicari

CFD Jakarta Sabtu-Minggu Rencananya Kapan dan di Mana?

Pramono Anung menegaskan, usulan pelaksanaan CFD tambahan pada hari Sabtu masih dalam pembahasan Pemprov DKI Jakarta.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menetapkan kebijakan tersebut.

“Saya mengkaji secara serius usulan Bapak Menteri Lingkungan Hidup untuk Sabtu-Minggu,” ucap Pramono.

Jika usulan CFD pada hari Sabtu akhirnya disetujui, Pemprov DKI memastikan perlu ada pengaturan terhadap lokasi pelaksanaannya.

Pramono menyebut, dua kawasan yang selama ini digunakan untuk CFD tidak bisa sekaligus ditutup pada hari Sabtu.

“Tetapi kalau kemudian hari Sabtu kedua-duanya apakah itu yang diatur oleh Pemerintah Pusat di Rasuna Said dan apa di Sudirman-Thamrin ini, tentunya enggak bisa dua-duanya,” kata dia.

Penentuan lokasi CFD Sabtu nantinya tidak hanya didasarkan pada kebutuhan ruang publik.

Pemprov DKI juga harus melihat kondisi lingkungan sekitar serta aktivitas ekonomi yang berlangsung di kawasan tersebut.

Perkantoran, hotel, dan pertokoan menjadi beberapa sektor yang mendapat perhatian.

Penutupan jalan dalam skala besar berpotensi memengaruhi mobilitas pekerja, tamu hotel, masyarakat yang berbelanja, maupun kegiatan usaha lainnya.

Karena itu, Pemprov DKI ingin memastikan pelaksanaan CFD tambahan tetap memberikan manfaat tanpa menimbulkan gangguan yang terlalu besar terhadap aktivitas masyarakat.

“Harus salah satu karena kami juga enggak ingin kantor-kantor yang masuk, kemudian juga hotel, pertokoan terganggu untuk itu,” tandasnya.

Hingga saat ini, belum ada keputusan mengenai kawasan mana yang akan menjadi lokasi CFD pada hari Sabtu apabila usulan tersebut disetujui.

Pramono mengatakan Pemprov DKI masih melakukan kajian untuk menentukan lokasi yang paling memungkinkan.

Pemerintah juga akan melihat berbagai konsekuensi sebelum menetapkan kebijakan tersebut.

Lebih lanjut, sambung dia, keputusan mengenai lokasi CFD tambahan diharapkan dapat ditentukan dalam waktu dekat apabila usulan pelaksanaan pada hari Sabtu benar-benar diterapkan.

“Kami akan putuskan dalam waktu dekat ini mana yang kemudian kami buka untuk Car Free Day misalnya kalau memang harus ada sampai dengan hari Sabtu. Nah itu yang kami kaji,” ungkapnya.


Berita Terkait


News Update