Sosok Pelaku Pembunuhan Bambang Setiawan Siapa? Ini Fakta Terbaru dari Polisi usai Kericuhan 27 Agustus 2026

Minggu 30 Agu 2026, 22:51 WIB
Kematian Bambang Setiawan (59), seorang penjual kaca di kawasan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, masih menjadi sorotan setelah kericuhan terjadi pada Kamis malam, 27 Agustus 2026. (Sumber: X/@RickyKardjono)
Kematian Bambang Setiawan (59), seorang penjual kaca di kawasan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, masih menjadi sorotan setelah kericuhan terjadi pada Kamis malam, 27 Agustus 2026. (Sumber: X/@RickyKardjono)

POSKOTA.CO.ID - Kematian Bambang Setiawan (59), seorang penjual kaca di kawasan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, masih menjadi sorotan setelah kericuhan terjadi pada Kamis malam, 27 Agustus 2026.

Bambang yang sehari-hari mencari nafkah dari usaha toko cermin tersebut dilaporkan meninggal dunia di tengah situasi ricuh yang terjadi setelah aksi demonstrasi.

Aksi yang sebelumnya berlangsung relatif damai kemudian berubah menjadi kericuhan setelah muncul kelompok massa lain yang tidak dikenal.

Situasi semakin tidak terkendali ketika kerumunan bergerak menuju kawasan permukiman warga di sekitar Pejompongan.

Bentrokan antara sejumlah orang dan warga setempat pun terjadi hingga menimbulkan korban.

Sebelum peristiwa tersebut terjadi, Bambang masih menjalankan aktivitas seperti biasa dengan berjualan kaca di tepi Jalan Pejompongan Raya.

Istri almarhum, Sudarsi (56), mengingat bahwa dirinya sempat meminta Bambang menutup toko sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat itu, massa mulai memenuhi kawasan tersebut sehingga situasi dinilai tidak lagi aman untuk beraktivitas.

Bambang kemudian merapikan barang dagangannya dan meninggalkan lokasi. Setelah itu, ia bersama putranya sempat membantu mengantar seorang tetangga yang sedang sakit menuju Rumah Sakit Pelni.

Baca Juga: Krisjiana Baharuddin Selingkuh dengan Lawan Main? Siti Badriah Beri Klarifikasi

Aktivitas tersebut membuat Bambang baru kembali ke rumah sekitar pukul 21.00 hingga 21.30 WIB.

Pada saat itu, kondisi di sekitar tempat tinggalnya dinilai sudah relatif aman.

Bambang kemudian kembali keluar rumah dan menuju toko kacanya yang berada di kawasan kericuhan. Namun, setelah meninggalkan rumah, Bambang tidak kunjung kembali.

Keluarga kemudian mendapatkan kabar mengenai kondisi Bambang hingga akhirnya mengetahui bahwa dirinya menjadi korban dalam kericuhan tersebut.

Kematian Bambang kemudian dikaitkan dengan dugaan tindakan kekerasan yang terjadi ketika kericuhan berlangsung.

Lantas, sosok pelaku pembunuhan Bambang Setiawan siapa? Apakah polisi sudah mengantongi identitas pihak yang diduga bertanggung jawab atas kematiannya?

Bagaimana perkembangan penyelidikan Polda Metro Jaya setelah kericuhan 27 Agustus 2026?

Berikut fakta terbaru mengenai kasus kematian Bambang Setiawan, kronologi sebelum dirinya menjadi korban, serta penjelasan soal proses penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.

Baca Juga: Update One Way Puncak Bogor Hari Ini 29 Agustus 2026: Jalur Arah Bawah Dibuka

Sosok Pelaku Pembunuhan Bambang Setiawan Siapa?

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra sebelumnya meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi mengenai kericuhan setelah demonstrasi pada 27 Agustus 2026 di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Yusril menyebut Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan terhadap sejumlah peristiwa yang terjadi setelah aksi demonstrasi.

Selain kasus meninggalnya Bambang Setiawan, aparat juga menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap seorang siswa kelas 12 bernama Faturrohman.

"Polda Metro Jaya kini sedang melakukan penyelidikan atas tewasnya Bambang dan penganiayaan terhadap Faturrohman. Belum ada kesimpulan yang dapat diambil mengenai siapa pelaku dan pihak yang bertanggung jawab atas kedua peristiwa tersebut," kata Yusril dalam keterangannya di Jakarta.

Menurut Yusril, penyelidikan tidak hanya diarahkan untuk menemukan orang yang melakukan tindakan kekerasan secara langsung.

"Pendalaman sedang dilakukan untuk sampai pada kesimpulan siapa yang menyuruh, siapa yang menggerakkan, dan siapa yang melakukan penganiayaan. Terhadap mereka yang berdasarkan bukti terbukti bertanggung jawab, tentu akan diambil langkah penegakan hukum yang tegas," jelas dia.

Dengan demikian, sosok yang bertanggung jawab atas kematian Bambang Setiawan masih menunggu hasil penyelidikan Polda Metro Jaya.


Berita Terkait


News Update