Pada saat itu, kondisi di sekitar tempat tinggalnya dinilai sudah relatif aman.
Bambang kemudian kembali keluar rumah dan menuju toko kacanya yang berada di kawasan kericuhan. Namun, setelah meninggalkan rumah, Bambang tidak kunjung kembali.
Keluarga kemudian mendapatkan kabar mengenai kondisi Bambang hingga akhirnya mengetahui bahwa dirinya menjadi korban dalam kericuhan tersebut.
Kematian Bambang kemudian dikaitkan dengan dugaan tindakan kekerasan yang terjadi ketika kericuhan berlangsung.
Lantas, sosok pelaku pembunuhan Bambang Setiawan siapa? Apakah polisi sudah mengantongi identitas pihak yang diduga bertanggung jawab atas kematiannya?
Bagaimana perkembangan penyelidikan Polda Metro Jaya setelah kericuhan 27 Agustus 2026?
Berikut fakta terbaru mengenai kasus kematian Bambang Setiawan, kronologi sebelum dirinya menjadi korban, serta penjelasan soal proses penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.
Baca Juga: Update One Way Puncak Bogor Hari Ini 29 Agustus 2026: Jalur Arah Bawah Dibuka
Sosok Pelaku Pembunuhan Bambang Setiawan Siapa?
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra sebelumnya meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi mengenai kericuhan setelah demonstrasi pada 27 Agustus 2026 di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
Yusril menyebut Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan terhadap sejumlah peristiwa yang terjadi setelah aksi demonstrasi.
Selain kasus meninggalnya Bambang Setiawan, aparat juga menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap seorang siswa kelas 12 bernama Faturrohman.
"Polda Metro Jaya kini sedang melakukan penyelidikan atas tewasnya Bambang dan penganiayaan terhadap Faturrohman. Belum ada kesimpulan yang dapat diambil mengenai siapa pelaku dan pihak yang bertanggung jawab atas kedua peristiwa tersebut," kata Yusril dalam keterangannya di Jakarta.
