POSKOTA.CO.ID - Kabar Roberto Carlos masuk Islam kembali ramai dibicarakan pada Agustus 2026. Nama legenda Brasil dan Real Madrid itu mendadak muncul dalam pemberitaan setelah anggota parlemen Turki, Ali Şahin, menyebut sang mantan bek kiri telah mengucapkan dua kalimat syahadat di São Paulo, Brasil.
Namun, ada satu hal yang sebaiknya tidak dilewatkan. Hingga Rabu, 19 Agustus 2026, belum ada konfirmasi langsung dari Roberto Carlos mengenai kabar dirinya menjadi mualaf. Karena itu, informasi tersebut masih berada pada tahap klaim yang menunggu pernyataan dari pihak Roberto Carlos.
Menurut Ali Şahin, informasi itu ia dapat setelah bertemu dengan perwakilan komunitas Muslim Brasil. Dalam unggahannya pada 17 Agustus, Şahin menyebut Syekh Jihad Hammadeh sebagai sosok yang berkomunikasi dengan Roberto Carlos sebelum pertemuan tersebut. Hammadeh kemudian diklaim menjadi pihak yang menyaksikan pengucapan syahadat sang legenda sepak bola.
Baca Juga: Dari Pandeglang, Fahru Rijal Bawa Aspirasi Guru ke Tingkat Nasional
Şahin juga menyampaikan ucapan selamat kepada Roberto Carlos atas keputusan tersebut. Klaim ini kemudian diberitakan sejumlah media internasional pada 18 Agustus 2026.
Baca Juga: Lapangan Pekerjaan Sulit, Ribuan Sarjana di Kabupaten Tangerang Masih Nganggur
Kenapa Isu Roberto Carlos Masuk Islam Dikaitkan dengan Pernikahan?
Di tengah kabar tersebut, foto pernikahan Roberto Carlos dengan Souhaila Ettahiri kembali beredar di media sosial. Momen inilah yang membuat sebagian warganet menghubungkan pernikahan dengan isu Roberto Carlos menjadi Muslim.
Padahal, hubungan dan pernikahan keduanya sudah menjadi pemberitaan sejak awal 2026. Sejumlah laporan menyebut Roberto Carlos dan Souhaila, agen pemain sepak bola berlisensi FIFA yang berbasis di Spanyol dan memiliki akar keluarga Maroko, menjalani hubungan sebelum akhirnya menikah secara privat.
Keduanya bahkan kembali menggelar perayaan secara lebih intim pada Juli 2026. Artinya, foto yang kembali viral pada Agustus bukan bukti adanya pernikahan baru yang terjadi bersamaan dengan isu mualaf tersebut.
Beberapa fakta penting yang perlu dipisahkan
Klaim mualaf berasal dari Ali Şahin, bukan pernyataan Roberto Carlos.
