Sony Music Indonesia Punya Siapa? Simak Profil Perusahaan Rekaman yang Digugat Ardhito Pramono soal Royalti

Selasa 18 Agu 2026, 16:26 WIB
Penyanyi sekaligus  penulis lagu Ardhito Pramono resmi mengajukan gugatan perdata terhadap PT Sony Music Entertainment Indonesia. (Sumber: Instagram/@ardhitopramono)
Penyanyi sekaligus penulis lagu Ardhito Pramono resmi mengajukan gugatan perdata terhadap PT Sony Music Entertainment Indonesia. (Sumber: Instagram/@ardhitopramono)

POSKOTA.CO.ID - Penyanyi sekaligus penulis lagu Ardhito Pramono resmi mengajukan gugatan perdata terhadap PT Sony Music Entertainment Indonesia.

Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan wanprestasi dalam pengelolaan royalti atau hak ekonomi atas karya-karya musik milik Ardhito.

Gugatan Ardhito Pramono telah didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 13 Agustus 2026.

Perkara dengan nomor register 577/Pdt.G/2026 itu sendiri akan menjadi ruang bagi kedua pihak untuk menyampaikan argumentasi dan bukti masing-masing.

Dalam gugatan yang diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kuasa hukum Ardhito, Adityo Ramadhan S.H. M.H., menyebut gugatan tersebut diajukan setelah kliennya mengaku mengalami kerugian hingga Rp5,7 miliar.

Menurut kuasa hukum Ardhito, komunikasi dengan pihak Sony Music Indonesia telah dilakukan.

Bahkan, pihaknya disebut telah melayangkan somasi sebanyak tiga kali serta berupaya membuka ruang perdamaian melalui kuasa hukum perusahaan rekaman tersebut.

Namun, upaya tersebut diklaim belum menghasilkan penyelesaian yang diharapkan sehingga pihak Ardhito akhirnya memilih menempuh jalur hukum.

"Sudah tiga kali somasi dan mengupayakan perdamaian melalui kuasa hukum Sony Music, tapi kuasa hukum Sony Music menghambat terjadinya perdamaian," kata Adityo.

Lantas, Sony Music Indonesia punya siapa dan bagaimana profil perusahaan yang kini digugat Ardhito Pramono terkait persoalan royalti tersebut?

Berikut ulasan mengenai sejarah, kepemilikan, hingga kiprah Sony Music Indonesia di industri musik Tanah Air.


Berita Terkait


News Update