Cara Buat Akun SSCASN untuk Daftar Sekolah Kedinasan 2026, Simak Syarat dan Link Pendaftaran

Selasa 18 Agu 2026, 15:49 WIB
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 perlu membuat akun SSCASN terlebih dahulu. (Sumber: Spcp.ipdn.ac.id)
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 perlu membuat akun SSCASN terlebih dahulu. (Sumber: Spcp.ipdn.ac.id)

POSKOTA.CO.ID - Cara membuat akun SSCASN penting diketahui oleh calon lulusan SMA/MA sederajat yang berencana mengikuti pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026.

Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 resmi dibuka pada Selasa, 18 Agustus 2026.  Calon peserta bisa mengikuti proses seleksi yang dibuka secara online.

Pada tahun ini, total ada sebanyak 30 sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan 9 kementerian dan lembaga yang membuka pendaftaran.

Adapun, jumlah kuota yang tersedia sebanyak 4.000 formasi dengan formasi terbanyak tersedia di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Baca Juga: Link Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dibuka 18 Agustus 2026, Cek Formasi, Syarat, dan Jadwal Lengkapnya

Jika pada tahun sebelumnya pendaftaran dilakukan melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) Sekolah Kedinasan https://dikdin.bkn.go.id.

Pada tahun ini, BKN mengumumkan pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 dilakukan melalui portal SSCASN BKN. Oleh karena itu, para calon peserta perlu memiliki akun terlebih dahulu untuk mendaftar.

Cara Buat Akun SSCASN untuk Daftar Sekolah Kedinasan 2026

Berikut ini panduan lengkap cara membuat akun SSCASN untuk mendaftar Sekolah Kedinasan 2026.

  • Kunjungi laman resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id
  • Pada halaman utama, klik "Buat Akun"
  • Isi data yang diminta pada kolom yang tersedia, seperti NIK, Nomor KK, nama lengkap, tempat lahir, tanggal lahir, kabupaten/kota tempat KTP diterbitkan, nomor HP, dan email aktif
  • Kemudian masukkan kode CAPTCHA sesuai dengan yang muncul di layar
  • Jika telah memastikan data yang diisi sudah benar, tekan tombol "Lanjutkan"
  • Di halaman berikutnya, pelamar diminta untuk melengkapi data tambahan, antara lain:- Alamat email- Nama sesuai ijazah- Tempat lahir sesuai KTP- Kabupaten/Kota lahir sesuai ijazah (harus dipilih dari daftar yang tersedia)- Tanggal lahir sesuai ijazah- Pilih jenis kelamin
  • Selanjutnya, unggah scan KTP dalam format JPG/JPEG dengan ukuran maksimal 200 KB
  • Setelah itu, ambil swafoto langsung melalui sistem. Jika hasilnya sudah sesuai, klik "Simpan Foto" untuk melanjutkan ke tahap berikutnya
  • Lalu buat password yang aman untuk akun SSCASN
  • Pilih pertanyaan pengaman dan jawab pertanyaan tersebut
  • Pastikan seluruh data dan file yang diisi sudah benar, lalu pilih "Lanjutkan"
  • Sistem akan meminta konfirmasi apakah semua data sudah benar. Jika sudah yakin, pilih "Iya" untuk melanjutkan
  • Halaman akan menampilkan konfirmasi untuk mencetak Informasi Pendaftaran Akun SSCASN sebagai bukti telah berhasil membuat

Baca Juga: 25 Agustus 2026 Libur Apa? Cek Daftar Tanggal Merah Libur Nasional dan Cuti Bersama

Syarat Daftar Sekolah Kedinasan IPDN

IPDN menjadi sekolah kedinasan yang membuka formasi pendaftaran dengan jumlah terbanyak, yakni hingga 1.410 formasi.

Bagi calon peserta yang berencana mendaftarkan diri pada sekolah kedinasan ini, simak sejumlah persyaratan berikut ini, seperti yang tercantum dalam Surat Edaran Mendagri Nomor 800.1.2.2/5875/SJ tentang Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN 2026

Syarat Umum

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun.
  • Tinggi badan pria minimal 160 cm, sedangkan wanita minimal 155 cm.

Syarat Administrasi dan Dokumen

  • Memiliki ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) dengan nilai rata-rata 73.00. Khusus provinsi-provinsi Papua, nilai rata-rata minimalnya 65.00.
  • Bukan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau Paket C.
  • Apabila ijazah dari luar negeri, maka harus disahkan dengan surat pernyataan/persamaan.
  • Apabila ijazah belum didapat, maka siswa SMA/MA lulusan 2026 bisa menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) yang mencantumkan hasil penilaian akhir kelas 12 dan ditandatangani kepala sekolah plus dicap/distempel basah.
  • Khusus mata pelajaran Bahasa Inggris, nilai minimalnya 75.00, dikecualikan untuk lulusan provinsi-provinsi Papua.
  • Pendaftar berdomisili minimal 1 tahun sampai dengan waktu pendaftaran di kabupaten/kota provinsi tempat mendaftar. Dibuktikan dengan lampiran Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP). Bisa juga dengan Kartu Identitas Anak (KIA) apabila belum berusia 17 tahun.
  • Pendaftar yang berdomisili kurang dari 1 tahun di kabupaten/kota di provinsi tempat mendaftar tetap bisa mengikuti seleksi. Syaratnya: (1) bersekolah SMA/MA di kabupaten/kota di provinsi tempat kelulusan, (2) orang tua kandung berasal dari kabupaten/kota di provinsi tempat pendaftaran, atau (3) orang tua kandung melaksanakan tugas negara di kabupaten/kota di provinsi tempat pendaftaran.
  • Pendaftar Orang Asli Papua (OAP) wajib melampirkan surat keterangan OAP yang ditandatangani ketua atau anggota Majelis Rakyat Papua. Surat itu juga dicap/distempel basah.
  • Menyiapkan Pakta Integritas 2026 yang bisa diunduh di laman resmi spcp.ipdn.ac.id.
  • Memiliki alamat surat elektronik (email) aktif.
  • Pasfoto berwarna ukuran 4x6 cm dengan latar merah, menghadap depan, tidak memakai kacamata, dan mengenakan kemeja putih berlengan panjang.

Baca Juga: Nuzran Joher Anak Siapa? Ini Rekam Jejak Ketua Ombudsman RI yang Gantikan Hery Susanto

Syarat Lain-lain

  • Tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena suatu kejahatan.
  • Tidak bertato. Khusus pria tidak bertindik atau bekas ditindik di telinga dan bagian tubuh lain. Ketentuan ini dikecualikan bila berkaitan dengan urusan agama/adat.
  • Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak.
  • Belum pernah menikah. Pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan.
  • Belum pernah diberhentikan sebagai Praja IPDN atau mahasiswa dari perguruan tinggi lain dengan tidak hormat.

Syarat Bila Lulus sebagai Calon Praja IPDN

  • Tidak diperkenankan mengundurkan diri.
  • Sanggup tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan.
  • Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah RI.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh kampus IPDN saat proses pembelajaran.
  • Bersedia menaati peraturan yang berlaku di IPDN.
  • Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN apabila terbukti melakukan pelanggaran disiplin.

Jadwal Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026

Berikut ini jadwal seluruh proses penerimaan Sekolah Kedinasan 2026 yang perlu diperhatikan calon peserta agar tidak terlewat sejumlah agenda penting.

  • Pengumuman seleksi: 15-24 Agustus 2026
  • Pendaftaran seleksi: 18-30 Agustus 2026
  • Seleksi administrasi: 18 Agustus-1 September 2026
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 2-3 September 2026
  • Masa sanggah: 4-5 September 2026
  • Jawab sanggah: 4-6 September 2026
  • Pengumuman pasca sanggah: 7-8 September 2026
  • Proses penerbitan kode billing PNBP Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan metode Computer Assisted Test (CAT) BKN: 9-10 September 2026
  • Penyampaian kode billing dan pembayaran PNBP SKD dengan metode CAT BKN: 11-15 September 2026
  • Penyusunan jadwal SKD dengan metode CAT BKN: 17-18 September 2026
  • Pengumuman jadwal SKD dengan metode CAT BKN (lokasi, waktu dan sesi ujian peserta): 18-21 September 2026
  • Pelaksanaan SKD dengan metode CAT BKN: 22 September-7 Oktober 2026
  • Pengolahan nilai SKD: 27 September-10 Oktober 2026
  • Pelaksanaan seleksi lanjutan non CAT BKN: 11-28 Oktober 2026
  • Penyampaian kode billing dan pembayaran PNBP seleksi lanjutan dengan metode CAT BKN (*): 14-18 Oktober 2026
  • Validasi data peserta yang membayar PNBP seleksi lanjutan dengan metode CAT BKN (*): 19 Oktober 2026
  • Penjadwalan seleksi lanjutan dengan metode CAT BKN (*): 20-21 Oktober 2026
  • Pengumuman jadwal seleksi lanjutan dengan metode CATBKN (lokasi, waktu, dan sesi ujian peserta) (*): 22-24 Oktober 2026
  • Pelaksanaan seleksi lanjutan dengan metode CAT BKN (*): 25-26 Oktober 2026
  • Pengelolaan data hasil seleksi lanjutan: 21-30 Oktober 2026
  • Pengumuman kelulusan akhir oleh kementerian/lembaga: 21 Oktober-1 November 2026
  • Penyampaian laporan ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN-RB) serta Data Hasil Pelaksanaan Seleksi Sekolah Kedinasan ke BKN melalui SSCASN: 23 Oktober-21 November 2026

Berita Terkait


News Update