Nahas Jelang Gerak Jalan 17 Agustus, Mobil Pickup Pengangkut 20 Murid SD Terguling, 1 Meninggal Dunia

Senin 17 Agu 2026, 06:00 WIB
Mobil Pickup yang mengangkut siswa SD di Jalan Munjul, Pandeglang. (Sumber: Pos Kota/ Samsul Fatoni)
Mobil Pickup yang mengangkut siswa SD di Jalan Munjul, Pandeglang. (Sumber: Pos Kota/ Samsul Fatoni)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil pickup yang mengangkut 20 murid SDN Lebak 3 terjadi di Jalan Cikaung-Lebak, tepatnya di tanjakan Kampung Lebak, Desa Lebak, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu, 16 Agustus 2026.

Para murid yang berada di mobil hendak menuju Kecamatan Munjul untuk mengikuti kegiatan gerak jalan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kapolsek Munjul IPTU Aep Wahyudin mengatakan, kendaraan yang terlibat merupakan Suzuki Carry Futura pickup berwarna hitam yang dikemudikan oleh Tisna.

Saat itu, kendaraan membawa 20 murid dari Kampung Cikaung menuju Kecamatan Munjul. Namun, ketika tiba di tanjakan Kampung Lebak, kendaraan diduga tidak kuat menanjak.

Baca Juga: Menu MBG di Labuan Dihinggapi Belatung, Satgas Pandeglang Ambil Tindakan Tegas

"Sesampainya di tanjakan Kampung Lebak, kendaraan tiba-tiba tidak kuat menanjak hingga akhirnya terbalik," kata Aep kepada Pos Kota, Senin, 17 Agustus 2026.

Akibat kecelakaan tersebut, salah seorang siswa bernama Muhamad Azam Fatutohman terpental hingga kemudian tertimpa kendaraan.

"Korban Muhamad Azam Fatutohman meninggal dunia. Sementara empat korban lainnya mengalami luka ringan," ujarnya.

Seluruh korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Munjul untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga: Terduga Pelaku Tabrak Kerumunan Siswa di Pandeglang belum Ditahan, Ini Alasannya

Selain menyebabkan satu siswa meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka ringan, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kendaraan mengalami kerusakan. Kerusakan terlihat pada bagian depan dan bak belakang mobil pikap.

Polisi masih melakukan penanganan di lokasi sekaligus menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.

"Kami masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan itu," kata Aep.


Berita Terkait


News Update