"Jadi nanti kita akan terus monitor aktivitas gempa susulan. Jadi nanti BMKG akan terus monitor aktivitas gempa susulannya dan akan terus menyampaikan ke masyarakat," kata Wijayanto.
Masyarakat diminta tetap mengikuti informasi resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Baca Juga: Gempa M7,7 Guncang NTT, Getarannya Terasa hingga Lombok
BMKG juga menyampaikan bahwa peringatan dini tsunami yang sebelumnya dikeluarkan setelah gempa M 7,7 telah diakhiri.
Meski peringatan dini tsunami telah berakhir, BMKG masih melakukan pemantauan terhadap perubahan muka air laut melalui sejumlah stasiun pengukur pasang surut atau tide gauge.
"Tadi sudah disampaikan, kita sudah akhiri (peringatan dini tsunami), tapi tentunya kita akan terus memonitor aktivitas tinggi muka air laut yang akan tercatat di stasiun-stasiun TG (tide gauge) kita," terang Wijayanto.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, tetapi waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Informasi mengenai perkembangan aktivitas gempa dan kondisi muka air laut diimbau hanya diperoleh melalui kanal resmi BMKG.
