Pramono Kecam Promosi Miras Pakai Hafalan Surah Ad-Duha di Festival Musik

Selasa 11 Agu 2026, 21:32 WIB
Gubernur Jakarta, Pramono Anung. (Sumber: Dok. Pemprov Jakarta)
Gubernur Jakarta, Pramono Anung. (Sumber: Dok. Pemprov Jakarta)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengecam aksi promosi minuman beralkohol yang dikaitkan dengan kegiatan keagamaan dalam festival musik The Sound Project di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Aksi promosi itu menjadi sorotan setelah penyelenggara membuat tantangan hafalan Surah Ad-Duha dengan hadiah berupa sebotol minuman keras. Pramono menilai kegiatan tersebut tidak semestinya dilakukan karena membawa unsur keagamaan dalam promosi minuman beralkohol.

"Yang berkaitan dengan promosi minuman keras yang viral, apalagi dikaitkan dengan kegiatan keagamaan, ini sungguh-sungguh menodai kehidupan keagamaan yang sangat kita jaga bersama di Jakarta," kata Pramono saat ditanya awak media, Selasa, 11 Agustus 2026.

Pramono menginstruksikan Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Jakarta, Ali untuk berkoordinasi dan menindaklanjuti persoalan tersebut, termasuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan serta memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.

Baca Juga: Profil Revnaldo Ega Siahaan, MC Booth Newport yang Klarifikasi Viral Challenge Surah Ad-Duha di The Sounds Project

"Untuk itu saya akan minta kepada Pak Asisten Kesejahteraan, Pak Ali, untuk segera mengoordinasikan, mengambil tindakan tegas terhadap hal yang tidak boleh terjadi di Jakarta," ujarnya.

Pramono menyesalkan adanya promosi minuman beralkohol yang dikaitkan dengan hafalan ayat Al-Quran tersebut dan memastikan persoalan itu menjadi perhatian Pemprov Jakarta.

Pemprov Jakarta akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui koordinasi internal untuk menentukan langkah terhadap kegiatan promosi yang menuai sorotan publik.

"Sehingga sekali lagi, Pemerintah DKI Jakarta menyesalkan hal itu terjadi di Jakarta," ucapnya.

Baca Juga: Viral Ajakan Pasang Bendera Setengah Tiang Saat HUT RI ke-81, Kapolres Depok: Jangan Terprovokasi

Tanggapan Penyelenggara The Sound Project

Penyelenggara festival musik The Sounds Project turut angkat bicara mengenai aksi promosi minuman beralkohol yang mengaitkan produk dengan tantangan hafalan Surah Ad-Duha. Mereka mengecam keras tindakan tersebut dan menilai agama tidak seharusnya dijadikan bagian dari materi promosi produk.

"Kami sebagai penyelenggara acara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut. Kami tidak pernah dan tidak akan pernah membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun," tulis unggahan Instagram The Sounds Project.

Selain itu, pihak penyelenggara juga menegaskan aksi tersebut dilakukan di luar arahan maupun persetujuan mereka. The Sounds Project juga telah memberikan teguran kepada sponsor yang bersangkutan dan meminta persoalan tersebut segera diselesaikan.

"Kami telah menegur pihak sponsor terkait dan meminta mereka untuk menyelesaikan kasus ini hingga tuntas," tuturnya.

Selain meminta pertanggungjawaban pihak sponsor, The Sounds Project menyatakan akan mengawal penanganan insiden tersebut. Penyelenggara juga akan menelusuri pihak-pihak yang terlibat langsung serta melakukan evaluasi internal untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.


Berita Terkait


News Update