Dari jumlah tersebut, sebanyak 253 hektare mengalami kekeringan, 49 hektare berada dalam kondisi puso atau gagal panen, sedangkan 14 hektare lainnya dilaporkan telah pulih.
Kecamatan Kalanganyar menjadi wilayah dengan dampak kekeringan terluas. Disusul Kecamatan Rangkasbitung, Warunggunung, Maja, Malingping, Cibeber, dan Cilograng.
Kepala Bidang Produksi Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Dodi Hermawan mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kekeringan di lapangan.
Pemerintah juga mendorong sejumlah langkah antisipasi untuk meminimalkan kerugian petani, di antaranya pemetaan wilayah terdampak.
"Selain itu, optimalisasi pompanisasi di lokasi yang masih memiliki sumber air, serta koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi," tuturnya.
