Meski kini mengusung teknologi elektrifikasi, JETOUR T2 i-DM tetap mempertahankan karakter SUV petualang yang menjadi ciri khasnya.
Kendaraan ini menggunakan konstruksi Hardtop Cage Body Monocoque dengan sekitar 80 persen material high-strength steel. Struktur tersebut diklaim memiliki kemampuan static load hingga 300 kilogram dan tingkat kekakuan torsi mencapai 32.000 Nm/degree, sehingga memberikan kestabilan lebih baik saat melintasi berbagai medan.
Desain boxy yang kokoh juga dipadukan dengan sejumlah elemen fungsional seperti Tie-Down Point, yang dirancang untuk mendukung kebutuhan membawa perlengkapan saat berpetualang.
Sebagai identitas kendaraan elektrifikasi, bagian eksterior turut dibekali emblem i-DM dan PHEV, yang menegaskan bahwa model ini merupakan plug-in hybrid tanpa meninggalkan DNA Adventure SUV milik JETOUR.
Hadir dalam Lima Pilihan Warna
JETOUR menawarkan T2 i-DM dalam lima pilihan warna, yaitu:
- Khaki White
- Carbon Crystal Black
- Aviation Silver
- Highway Gray
- Electroplated Green
Dua warna terakhir, Highway Gray dan Electroplated Green, diposisikan sebagai pilihan eksklusif dengan karakter premium yang lebih kuat.
Baca Juga: Changan Nevo QO5 Resmi Diluncurkan di GIIAS 2026, Ada Harga Spesial
Teknologi i-DM Semakin Diminati Konsumen Indonesia
Sebelum meluncurkan JETOUR T2 i-DM, JETOUR lebih dulu memperkenalkan teknologi Intelligent Dual Mode melalui JETOUR T1 i-DM.
Melalui peluncuran JETOUR T2 i-DM, JETOUR optimistis teknologi Intelligent Dual Mode akan semakin diterima pasar Indonesia, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan kendaraan elektrifikasi yang sesuai dengan filosofi Travel+, yakni menjadikan setiap perjalanan lebih nyaman, efisien, dan bermakna.
Selama GIIAS 2026, pengunjung juga dapat melihat secara langsung seluruh lini produk JETOUR, mulai dari JETOUR T2, JETOUR T1, JETOUR T1 i-DM, JETOUR DASHING hingga JETOUR X70 Plus di Booth JETOUR Hall 6C, ICE BSD City.
