Kompol Charles Bagaisar Lulus FBI National Academy, Perwira Polri Asal Alor Harumkan Nama Indonesia

Rabu 22 Jul 2026, 11:22 WIB
Potret  Kompol Charles Bagaisar (kanan) yang berhasil lulus FBI National Academy Session 298 di Amerika Serikat. (Sumber: Istimewa)
Potret Kompol Charles Bagaisar (kanan) yang berhasil lulus FBI National Academy Session 298 di Amerika Serikat. (Sumber: Istimewa)

Selain pembelajaran akademik, peserta juga memperoleh kesempatan membangun jejaring profesional dengan aparat penegak hukum dari berbagai negara.

Baca Juga: Prabowo Perintahkan TNI, Polri, dan Kepala Daerah Bergerak Tangani Sampah Nasional

Keikutsertaan Kompol Charles di FBI National Academy diharapkan memberikan manfaat bagi pengembangan kapasitas sumber daya manusia Polri.

Pengalaman dan praktik terbaik yang diperoleh selama pendidikan dapat mendukung peningkatan kemampuan Polri dalam menangani berbagai bentuk kejahatan, seperti:

  • Kejahatan transnasional.
  • Kejahatan siber.
  • Kejahatan terorganisir.
  • Kolaborasi internasional dalam penegakan hukum.

Jaringan alumni FBINAA juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara aparat penegak hukum Indonesia dengan mitra internasional.

Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Siapkan Pengamanan di Titik Rawan Begal Bandung Raya

Hingga saat ini, lebih dari 57.000 aparat penegak hukum dari Amerika Serikat maupun berbagai negara telah menjadi alumni FBI National Academy.

Keberhasilan Kompol Charles menyelesaikan pendidikan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Polri, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, dan Indonesia secara keseluruhan.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa dedikasi, integritas, serta profesionalisme mampu membawa personel Polri berkiprah di tingkat internasional sekaligus memperkuat kapasitas institusi dalam menghadapi tantangan penegakan hukum di era global.

Apa Itu FBI National Academy?

FBI National Academy merupakan program pengembangan kepemimpinan yang diselenggarakan oleh Federal Bureau of Investigation (FBI) sejak 1935. Program ini ditujukan bagi aparat penegak hukum yang telah memiliki pengalaman, integritas tinggi, serta rekam jejak kepemimpinan yang baik.

Peserta yang mengikuti pendidikan tidak dipilih secara sembarangan. Mereka harus melalui proses seleksi ketat yang mencakup pengalaman kepemimpinan, kemampuan profesional, hingga standar kesehatan dan kebugaran jasmani.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi aparat penegak hukum dalam menghadapi tantangan keamanan modern, mulai dari kejahatan terorganisir hingga ancaman lintas negara.


Berita Terkait


News Update