Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Siapkan Pengamanan di Titik Rawan Begal Bandung Raya

Selasa 21 Jul 2026, 20:47 WIB
Dedi Mulyadi soal begal di Bandung Raya. (Sumber: Humas Jabar)
Dedi Mulyadi soal begal di Bandung Raya. (Sumber: Humas Jabar)

POSKOTA.CO.ID - Keresahan masyarakat terhadap aksi begal dan berbagai bentuk kejahatan jalanan di Bandung Raya mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ia mengatakan, pemerintah daerah tidak ingin persoalan keamanan ini dibiarkan berlarut hingga membuat warga merasa takut beraktivitas, terutama ketika berada di jalan atau kawasan yang dinilai rawan.

Sebagai langkah awal, Dedi mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat. Koordinasi tersebut dilakukan untuk membahas pengamanan secara teknis dan taktis di sejumlah wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

"Selanjutnya saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jabar untuk secara teknis dan taktis melakukan pengamanan di seluruh wilayah Bandung Raya dan seluruh wilayah Jawa Barat," ujar Dedi, dikutip dari Instagram Selasa (21/7/2026).

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penanganan kejahatan jalanan tidak hanya diarahkan pada satu wilayah tertentu. Pengamanan akan diperkuat dengan mempertimbangkan titik-titik yang memiliki potensi terjadinya tindak kriminal.

Baca Juga: 3 HP Xiaomi Murah untuk Ojol Juli 2026, Baterai Awet dan GPS Akurat

Aparat Bersenjata Diusulkan Ditempatkan di Titik Strategis

Salah satu usulan yang disampaikan Dedi adalah penempatan aparat bersenjata di sejumlah lokasi strategis yang dianggap rawan. Menurut dia, kehadiran aparat di titik tersebut diharapkan dapat menjadi langkah pencegahan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

"Menempatkan aparat di titik-titik strategis bersenjata, ini usulan saya dan ini adalah bagian untuk menciptakan rasa nyaman dan rasa aman bagi warga masyarakat," katanya.

Bagi masyarakat, rasa aman tentu menjadi bagian penting dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Karena itu, langkah pengamanan di lapangan perlu dilakukan secara terukur dan menyasar lokasi yang memang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Namun, persoalan keamanan tidak sepenuhnya bisa diserahkan kepada aparat. Dedi juga menilai masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Warga Diminta Aktif Patroli Lingkungan

Dedi mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan melalui kegiatan patroli di lingkungan RT dan RW. Menurutnya, pengawasan dari warga dapat membantu mengantisipasi potensi kejahatan sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

"Untuk itu mari kita bersama-sama untuk menjaga keamanan lingkungan kita masing-masing. Patroli di setiap RT-nya, di setiap RW-nya, di seluruh sudut-sudut strategis di wilayah kota dan desa yang menjadi potensi terjadinya aksi pembegalan, perampokan, dan berbagai aksi kriminal lainnya," tutur Dedi.


Berita Terkait


News Update