Serupa dengan Raja Emas, harga perhiasan di Lakuemas Indonesia ukuran 24 karat dengan kemurnian 99 persen turun sebanyak Rp29.000 dari Rp2.250.000 per gram menjadi Rp2.221.000 per gram.
Sedangkan, ukuran 23 karat di toko yang sama hari ini dijual Rp1.920.000 per gram, turun Rp26.00 dari yang tadinya dibanderol Rp1.946.000 per gram.
Berikut ini disajikan daftar harga emas perhiasan di Raja Emas Indonesia dan Lakuemas Indonesia pada Rabu, 15 Juli 2026 yang dapat dijadikan acuan oleh masyarakat.
Baca Juga: BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
Harga Emas Perhiasan di Raja Emas
Berikut ini daftar lengkap harga emas perhiasan di Raja Emas seperti yang tertera pada website.
- K24 Murni: Rp 2.250.000
- K24 (99.5%): Rp 2.125.000
- K23: Rp 1.960.000
- K22: Rp 1.833.000
- K21: Rp 1.752.000
- K20: Rp 1.668.000
- K19: Rp 1.584.000
- K18: Rp 1.502.000
- K17: Rp 1.418.000
- K16: Rp 1.334.000
- K15: Rp 1.252.000
- K14: Rp 1.168.000
- K13: Rp 1.084.000
- K12: Rp 1.002.000
- K11: Rp 918.000
- K10: Rp 834.000
- K9: Rp 752.000
- K8: Rp 668.000
- K7: Rp 584.000
- K6: Rp 502.000
- K5: Rp 418.000
Harga Emas Perhiasan di Lakuemas
Berikut ini daftar lengkap harga emas perhiasan hari ini di Lakuemas seperti yang tertera pada website.
- 24K: Rp. 2,221,000
- 23K: Rp. 1,920,000
- 22K: Rp. 1,838,000
- 21K: Rp. 1,757,000
- 20K: Rp. 1,672,000
- 19K: Rp. 1,587,000
- 18K: Rp. 1,501,000
- 17K: Rp. 1,416,000
- 16K: Rp. 1,331,000
- 15K: Rp. 1,248,000
- 14K: Rp. 1,164,000
- 13K: Rp. 1,081,000
- 12K: Rp. 996,000
- 11K: Rp. 911,000
- 10K: Rp. 828,000
- 9K: Rp. 742,000
Sebagai catatan, harga emas perhiasan di masing-masing toko di atas dapat berubah-ubah sewaktu-waktu. Masyarakat dapat melakukan pengecekan secara berkala di situs resmi penyedia untuk mengetahui harga terbaru.
Kenapa Harga Emas Turun?
Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, secara garis besar pergerakan harga emas memang cenderung stabil, namun harganya tetap dapat berfluktuasi sewaktu-waktu.
Terdapat sejumlah hal yang membuat harga emas melemah atau mengalami penurunan seperti saat ini.
- Kondisi perekonomian global.
- Kebijakan pemerintah dan bank sentral.
- Menguatnya nilai tukar dolar AS.
- Suku bunga acuan mengalami kenaikan.
- Turunnya permintaan emas fisik di pasaran.
- Pengaruh harga komoditas lain.
- Tindakan profit taking atau ambil untung oleh investor.
