"Dalam prosesnya, UPI berkomitmen menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan keadilan, sekaligus menghormati hak seluruh pihak yang berkaitan dengan perkara, termasuk penerapan asas praduga tak bersalah sampai terdapat hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan," jelas dia.
UPI memastikan perkembangan penanganan dugaan kasus tersebut akan disampaikan kepada publik apabila proses pemeriksaan telah selesai dilakukan.
Universitas menilai keterbukaan informasi tetap penting, namun harus dilakukan setelah seluruh fakta dan bukti berhasil dihimpun sesuai prosedur yang berlaku.
"Universitas Pendidikan Indonesia berkomitmen untuk menjaga lingkungan akademik yang aman, profesional, dan berintegritas. Oleh karena itu, setiap proses penanganan akan dilakukan secara cermat berdasarkan fakta, bukti, dan mekanisme yang berlaku. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan melalui kanal resmi setelah proses pemeriksaan tuntas dilaksanakan," tandasnya.
Seiring viralnya kasus tersebut, tak sedikit masyarakat yang penasaran dengan sosok dosen berinisial DS.
Lantas, siapakah dosen berinisial DS yang diduga melakukan peniupan berkedok riset?
Baca Juga: Jangan Sampai Salah! Ini Bocoran Teka-teki Snack MPLS 2026 yang Viral
Dosen UPI Inisial DS Siapa?
Hingga saat ini, identitas lengkap dosen UPI yang disebut berinisial DS belum diumumkan secara resmi oleh pihak Universitas Pendidikan Indonesia.
Kampus hanya mengonfirmasi bahwa dugaan tersebut memang tengah ditangani melalui mekanisme internal, tanpa mengungkap nama maupun fakultas tempat dosen tersebut bertugas.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap asas praduga tak bersalah sekaligus menjaga integritas proses pemeriksaan yang masih berlangsung.
