Dalam penanganan kasus ini, kata Nurma, pihaknya melibatkan sejumlah instansi, mulai dari Tim Inafis, Densus 88, Gegana Brimob, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, hingga pemerintah kecamatan dan kelurahan.
Seluruh unsur dikerahkan untuk memastikan keamanan siswa, guru, serta masyarakat di sekitar sekolah.
"Sebagai langkah antisipasi, seluruh siswa dan wali murid dipulangkan agar proses sterilisasi dapat dilakukan secara menyeluruh tanpa membahayakan warga sekolah," kata Nurma.
Baca Juga: Rumah DJ Donny Kini Dilempari Bom Molotov oleh Orang Tak Dikenal
Sementara itu, kata Nurma, hasil penyisiran sementara belum menemukan adanya bahan peledak maupun benda mencurigakan.
Kendati demikian, Tim Gegana masih terus melakukan pemeriksaan secara detail di setiap sudut bangunan sekolah.
"Untuk sementara ini belum ada. Namun demikian, Gegana masih bekerja. Kita tunggu saja untuk selanjutnya, mudah-mudahan kita berdoa tidak ada hal yang tidak diinginkan," kata Nurma.
