JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - DPRD DKI Jakarta mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera memperbaiki jalan amblas di Jalan Cinta, Pulo Gadung, Jakarta Timur, yang hingga kini belum tertangani secara permanen.
Adapun kondisi jalan yang amblas sepanjang sekitar 7 meter dan hanya menyisakan sekitar 1 meter badan jalan yang dapat dilalui kendaraan roda dua.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis, mengaku prihatin dengan kondisi tersebut dan menilai penanganan kerusakan infrastruktur yang berpotensi membahayakan warga tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
"Saya prihatin dan sangat menyayangkan atas kondisi jalan amblas di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur. Kondisi seperti ini merupakan persoalan serius karena menyangkut terganggunya aktivitas masyarakat dan membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan," ujar Ali saat dikonfirmasi Poskota, Selasa, 7 Juli 2026.
Baca Juga: Jalan Amblas 7 Meter di Pulo Gadung, Warga Bertaruh Keselamatan di Sisa Satu Meter
Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus menjadikan penanganan jalan amblas di kawasan itu sebagai prioritas.
"Oleh sebab itu saya minta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus segera memperbaikin jalan yang rusak tersebut dan menjadikan penanganan infrastruktur yang membahayakan warga sebagai prioritas," ucap Ali.
Ali menegaskan, setiap kerusakan jalan yang memiliki potensi membahayakan pengguna jalan harus segera diamankan dan diperbaiki tanpa harus menunggu kondisi semakin parah ataupun menimbulkan korban jiwa.
"Karena Setiap kerusakan jalan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan harus segera diamankan dan diperbaiki tanpa menunggu kerusakan semakin parah atau menimbulkan korban jiwa," ungkap dia.
Baca Juga: Pramono Minta Penanganan Jalan Amblas di Pulo Gadung Segera Dituntaskan
Ia juga meminta dinas terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan permanen sekaligus memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai penyebab kerusakan dan target waktu penyelesaiannya.
"Saya meminta dinas terkait untuk segera turun ke lapangan, melakukan perbaikan secara permanen, serta menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat mengenai penyebab kerusakan dan target penyelesaiannya dan jangan dibiarkan secara berlarut-larut hingga berbulan-bulan," ujar dia.
Menurutnya, keterbukaan informasi sangat penting agar masyarakat mengetahui langkah-langkah yang telah dan sedang dilakukan pemerintah dalam menangani persoalan tersebut.
"Transparansi penting agar masyarakat mengetahui langkah-langkah yang sedang atau sudah dilakukan pemerintah provinsi," ujarnya.
Baca Juga: Jalan Amblas, Tiga Rumah Warga Cilangkap Lebak Rusak
Sebagai anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta yang membidangi pembangunan, Ali memastikan akan meminta penjelasan kepada instansi terkait mengenai lambannya penanganan jalan amblas tersebut.
Ia juga akan mendorong evaluasi terhadap mekanisme pelaporan, respons, hingga pengawasan pekerjaan pemeliharaan jalan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.
"Sebagai Anggota DPRD DKI Jakarta, saya akan meminta penjelasan dari instansi terkait mengenai keterlambatan penanganan ini sekaligus mendorong adanya evaluasi terhadap mekanisme pelaporan, respon, dan pengawasan pekerjaan pemeliharan jalan agar penanganan kerusakan infrastruktur dapat dilakukan lebih cepat dan akuntabel," katanya.
Ali menyebut, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan publik yang cepat, infrastruktur yang aman, serta respons pemerintah yang sigap terhadap persoalan yang dapat mengancam keselamatan warga.
"Jangan sampai kasus serupa terus berulang di berbagai wilayah jakarta. Sebab Masyarakat yang membayar pajak berhak memperoleh pelayanan publik yang cepat dan tuntas, infrastruktur yang aman, serta respons pemerintah provinsi yang sigap terhadap setiap persoalan yang mengancam keselamatan warga," katanya.
