Okki menjelaskan, BNI memiliki kapabilitas global, pemahaman pasar lokal, serta inovasi digital yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pelaku usaha, pengelola kawasan industri, dan tenant perusahaan.
Solusi yang disediakan mencakup layanan transaksi dan cash management melalui BNIdirect, BNIsmart Tenant, trade finance, employee benefit, hingga pembiayaan usaha.
BNI juga mendorong digitalisasi kawasan industri untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat ekosistem transaksi di dalam kawasan.
Baca Juga: BNI Kawal Langkah 26 Atlet Indonesia dalam Badminton Asia Junior Championships 2026 di Jepang
Dengan layanan yang semakin terintegrasi, aktivitas bisnis di kawasan industri diharapkan dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan terhubung dengan kebutuhan investor.
"Dengan jaringan internasional yang luas dan kehadiran di berbagai pusat bisnis global, BNI siap menjadi jembatan bagi perusahaan Indonesia yang ingin berekspansi ke pasar internasional sekaligus menjadi strategic banking partner bagi investor asing yang berinvestasi di Indonesia melalui solusi keuangan, layanan transaksi, dan dukungan bisnis yang terintegrasi," kata Okki.
Menurut Okki, penyelenggaraan gathering di Jawa Barat menjadi relevan karena provinsi tersebut merupakan salah satu kontributor utama investasi nasional.
Baca Juga: BNI Hadirkan Pengalaman Belanja Praktis dan Hemat di Mommy n Me 2026
Pada triwulan I 2026, realisasi investasi di Jawa Barat mencapai Rp76,7 triliun, dengan kontribusi penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp50,47 triliun.
"Inovasi layanan dan solusi digital yang terus dikembangkan BNI merupakan wujud komitmen perseroan dalam mendukung pembangunan nasional, sejalan dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara yang diusung pada perayaan delapan dekade BNI," ujar Okki.
Memasuki usia ke-80, BNI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang relevan dengan kebutuhan industri, mendukung transformasi digital kawasan industri, memperkuat konektivitas investasi global, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
