Obrolan Warteg: Mengapa Harga Komoditas Pangan Melemah Saat Liburan Sekolah?

Kamis 02 Jul 2026, 06:00 WIB
Ilustrasi Obrolan Warteg, Kamis, 2 Juli 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)
Ilustrasi Obrolan Warteg, Kamis, 2 Juli 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

“Yang jadi pertanyaan, apakah setelah dapur MGB kembali aktif, harga pangan akan kembali melonjak?” tanya Yudi.

“Soal naik dan turunnya harga pangan, persoalanya tidak sesederhana itu. Yang jelas ribuan dapur MBG menggerakkan perekonomian daerah tidak bisa dipungkiri. Dapur MGB menjadi salah satu pembeli besar dalam rantai pasok pangan di sejumlah wilayah,” jelas mas Bro.

“Berarti MBG menambah pasar baru bagi petani dan nelayan karena besarnya permintaan komoditas pangan untuk memenuhi darpur MBG,” kata Yudi.

“Ini peluang bagi petani, nelayan dan peternak lokal untuk meningkatkan produksinya .Termasuk peluang bagi kita untuk memanfaatkan lahan sempit menanam sayuran dan beternak ayam,” kata Heri.

“Tapi harus menggunakan teknologi tepat guna, jangan ngasal,” kata mas Bro.

“Maksudnya bagaimana Bro?” tanya Yudi.

“Musim tanam dan masa panen harus disesuaikan dengan jadwal liburan anak sekolah. Jangan sampai masa panen berbarengan saat liburan sekolah, MBG tutup, lantas mau dijual kemana,” jelas masBro.

“Betul juga, terlebih komoditas yang tidak tahan lama seperti sayur mayur, jika tidak cepat terjual mudah membusuk, harga pun ikut terpuruk,” kata Heri.


Berita Terkait


News Update