Ibunda Keisya Levronka, Levi Leonita Davies, mengungkapkan kronologi kecelakaan yang dialami putranya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Menurut Levi, peristiwa itu terjadi pada April 2024 ketika Lexi mengikuti kegiatan latihan caving atau susur gua yang diselenggarakan oleh organisasi kampus.
Kegiatan tersebut dilakukan di salah satu gedung kampus Untar. Dalam keterangannya, Levi menyebut insiden terjadi ketika alat pengaman yang digunakan Lexi diduga terlepas.
"Pada hari itu juga ananda terjatuh dari lantai 6 gedung kampus dikarenakan pengaitnya terlepas," tulis Levi sebagaimana dikutip pada Kamis, 2 Juli 2026.
Selain menceritakan penyebab kecelakaan, Levi juga mengkritik penanganan pertama yang diterima putranya setelah terjatuh.
Menurutnya, Lexi tidak langsung dibawa menggunakan ambulans menuju rumah sakit.
Ibunda Lexi mengaku terkejut ketika mengetahui putranya justru dipindahkan menggunakan kursi roda sebelum akhirnya dibawa memakai kendaraan transportasi daring.
"Bayangkan anak saya yang jatuh dari lantai enam gedung kampus dibopong lalu didudukkan di kursi roda dan didorong ke kendaraan (taxi online) dan ditidurkan lagi di taxi online," tulisnya.
Ia juga mempertanyakan keputusan tersebut, karena menurutnya kondisi korban yang baru saja mengalami jatuh dari ketinggian seharusnya mendapatkan penanganan medis lebih sesuai.
"Pertanyaannya adalah kenapa tidak panggil ambulans sedangkan panggil taxi online pun sama-sama butuh waktu untuk menunggu. Dan, kenapa anak saya diangkat dan didudukan, yang mungkin jika itu tidak dilakukan cederanya tidak fatal seperti ini," sambung Levi.
Akibat insiden tersebut, Lexi mengalami berbagai cedera berat yang memerlukan perawatan intensif.
