"Hingga saat ini, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 15 hektare," ujarnya.
Untuk mempercepat penanganan, BNPB mengambil alih sebagian proses pemadaman dengan mengerahkan dua unit helikopter water bombing.
Kedua helikopter tipe MI-8AMT tersebut memiliki kapasitas membawa hingga 4 ribu liter air dalam sekali penyiraman.
Menurut Suharyanto, metode pemadaman melalui udara dinilai lebih efektif untuk menjangkau titik-titik api yang sulit diakses oleh personel maupun kendaraan pemadam di darat.
"Kita datangkan dua helikopter water bombing dan apabila diperlukan akan dilakukan operasi modifikasi cuaca," ujarnya.
Sejak kebakaran terjadi, petugas gabungan masih terus berjibaku memadamkan api yang belum berhasil dikendalikan sepenuhnya.
Kondisi tumpukan sampah yang mudah terbakar, ditambah embusan angin, menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman.
Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah menetapkan status tanggap darurat sebagai langkah percepatan penanganan kebakaran dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan, baik terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat di sekitar TPA Jatiwaringin.
