Seperti diketahui, tulisan “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur “ berada di sebelah kanan, sejajar dengan logo HUT ke-81 RI.
“Jelas berarti terang, nyata, gamblang, mudah dipahami. Tegas itu artinya tentu atau pasti. Bisa juga teguh hati karena punya prinsip. Sedangkan transparan adalah terbuka, tidak ada yang disembunyikan,” kata mas Bro.
“Yang benar katakan benar, yang salah katakan juga salah. Jika baik katakan baik, buruk katakan buruk. Katakan dengan sejujurnya,” kata Heri.
“Jika keadilan belum baik, jangan ditutup – tutupi. Begitu juga jika kemakmuran belum terwujud, maka katakan sejujurnya, bukan disembunyikan. Ingat keburukan tak selamanya dapat ditutupi, pada saatnya akan terungkap juga,” urai Yudi.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Integritas Perlu Realitas, Tak Sebatas Di Atas Kertas
“Pepatah berbahasa Jawa mengatakan: Becik ketitik, olo ketoro, yang artinya sesuatu yang baik, saatnya akan terungkap baik, begitu juga hal buruk pada waktunya akan terlihat keburukannya. Kebaikan atau keburukan pada saatnya akan terungkap. Waktu yang akan mengungkapnya,” urai mas Bro.
“Karenanya jangan sembunyikan kebenaran semu, terlebih palsu. Jangan katakan yang buruk menjadi baik atau sebaliknya,” kata Yudi.
