Syahril menduga longsor terjadi akibat kondisi tanah yang labil serta tidak adanya konstruksi penahan tanah berupa bronjong di lokasi tersebut.
"Faktornya memang kondisi tanahnya sudah labil karena tidak ada bronjong," tutirnya.
Ia berharap pemerintah segera melakukan penanganan agar akses masyarakat dapat kembali normal.
"Kalau tidak segera diperbaiki, warga harus memutar dengan jarak yang bisa sampai lima kali lebih jauh dari biasanya," pungkasnya.
