Apple juga dikabarkan melakukan perubahan besar terhadap tata letak tombol fisik.
Seluruh tombol volume akan diposisikan di sisi kanan bagian atas perangkat, sementara sisi kiri dibuat bersih tanpa tombol sama sekali.
Sebaliknya, Samsung mengembangkan Galaxy Z Fold 8 Wide dengan konsep yang lebih lebar dan lebih pendek dibanding generasi sebelumnya.
Bocoran unit dummy memperlihatkan perangkat menggunakan bingkai logam datar (flat frame) dengan desain premium.
Dalam kondisi terbuka, dimensinya diperkirakan sekitar 123,9 x 161,4 mm dengan ketebalan hanya 4,3 mm, menjadikannya salah satu smartphone lipat paling tipis yang pernah diproduksi Samsung.
2. Layar
Salah satu tantangan terbesar smartphone lipat selama ini adalah bekas lipatan atau crease di bagian tengah layar.
Apple dikabarkan mencoba mengatasi masalah tersebut secara total. Sejumlah bocoran menyebut perusahaan menggunakan kombinasi pelat logam khusus dan liquid metal hinge untuk menghasilkan layar yang hampir tidak memiliki bekas lipatan.
Apabila teknologi tersebut benar-benar diterapkan pada produk final, iPhone Fold berpotensi menjadi salah satu smartphone lipat pertama dengan layar nyaris tanpa crease.
Samsung memilih pendekatan yang lebih realistis. Galaxy Z Fold 8 Wide sendiri disebut akan menggunakan lapisan Ultra Thin Glass (UTG) terbaru dengan ketebalan sekitar 60 mikron, meningkat dari generasi sebelumnya yang menggunakan lapisan 45 mikron.
Peningkatan ini diperkirakan mampu membuat bekas lipatan jauh lebih samar, meski belum benar-benar hilang.
Lebih lanjut, Apple disebut akan menggunakan panel OLED khusus buatan Samsung Display yang dirancang lebih tipis dan ringan.
Panel tersebut diperkirakan mampu memberikan efisiensi daya lebih baik sekaligus meningkatkan kualitas tampilan.
