WMS Edukasi 2.000 Karyawan soal Safety Riding di Jakarta-Tangerang

Kamis 21 Mei 2026, 19:30 WIB
PT Wahana Makmur Sejati (WMS) terus memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada pekerja perusahaan. (Sumber: WMS)

PT Wahana Makmur Sejati (WMS) terus memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada pekerja perusahaan. (Sumber: WMS)

POSKOTA.CO.ID - Tingginya penggunaan sepeda motor sebagai alat transportasi harian membuat risiko kecelakaan lalu lintas di jalan raya masih menjadi perhatian serius.

Kurangnya kesadaran pengendara terhadap potensi bahaya, seperti tidak menjaga jarak aman hingga minimnya kemampuan antisipasi risiko, menjadi salah satu penyebab kecelakaan yang kerap terjadi.

Melalui kampanye cari aman, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) terus memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat, termasuk kalangan pekerja perusahaan.

Sepanjang kuartal pertama 2026, tim Safety Riding Promotion (SRP) WMS telah memberikan pelatihan safety riding kepada lebih dari 2.000 karyawan perusahaan swasta di wilayah Jakarta dan Tangerang.

Program tersebut dilaksanakan berdasarkan permintaan perusahaan yang ingin menghadirkan edukasi keselamatan berkendara bagi para pekerjanya.

Menurut WMS, pengendara tidak hanya harus mampu mengoperasikan sepeda motor, tetapi juga memahami cara membaca situasi lalu lintas dan mengambil keputusan yang aman.

“Melalui semangat #Cari_Aman, kami ingin membangun kesadaran bahwa keselamatan berkendara harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari,” ujar Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani.

Pelatihan Dilakukan Langsung di Lingkungan Perusahaan

Pelatihan safety riding dilakukan secara private langsung di area perusahaan agar peserta dapat mengikuti materi dengan lebih fokus dan efektif.

Tim instruktur memberikan pembekalan berupa teori, praktik, hingga kombinasi keduanya.

Baca Juga: WMS Gelar Sales Rewarding 2026, Sales Honda Terbaik Dapat Motor

Peserta mendapatkan materi mengenai teknik berkendara aman, penggunaan perlengkapan berkendara sesuai standar, hingga pemahaman tentang potensi bahaya di jalan raya.


Berita Terkait


News Update