Mobil ini juga dibekali motor EHS 5.0 dengan putaran hingga 15.000 rpm serta sistem kontrol terintegrasi 7-in-1 yang disebut memiliki peningkatan kemampuan komputasi chip hingga 146 persen.
Selain itu, tersedia sistem manajemen termal yang diklaim mampu menghemat energi hingga 10 persen saat digunakan di suhu tinggi seperti di Indonesia.
BYD juga tetap mempertahankan penggunaan Blade Battery yang dikenal memiliki daya tahan tinggi di berbagai kondisi suhu ekstrem.
Salah satu hal yang paling disorot dari BYD M6 DM adalah efisiensi bahan bakarnya.
BYD mengklaim mobil hybrid ini mampu mencatat konsumsi BBM rata-rata hingga 65 kilometer per liter.
Baca Juga: BYD Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Februari 2026, Honda Brio Turun Posisi
Dalam penggunaan harian di area perkotaan, kendaraan dapat berjalan menggunakan mode EV secara penuh. Sementara untuk perjalanan jarak jauh, sistem hybrid bekerja untuk menjaga efisiensi konsumsi bahan bakar.
Meski sudah resmi diperkenalkan, BYD belum mengumumkan harga resmi M6 DM untuk pasar Indonesia.
Namun perusahaan memastikan MPV ramah lingkungan tersebut akan dipasarkan dengan harga kompetitif dan unit test drive sudah tersedia di jaringan dealer BYD di Indonesia.
