Bupati Bandung Barat Janji Sekolah Terpencil jadi Prioritas Pembangunan

Senin 18 Mei 2026, 19:04 WIB
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail kunjungi sekolah terpencil di Cililin Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail kunjungi sekolah terpencil di Cililin Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

"Kalau musim hujan jalannya lebih berat karena licin dan rawan longsor," katanya.

Elis menuturkan, hampir seluruh siswa SDN Giriasih berjalan kaki menuju sekolah setiap hari. Hanya segelintir siswa kelas rendah yang terkadang dijemput orang tuanya saat pulang sekolah.

"Kalau yang jalan kaki itu hampir 100 persen. Paling ada satu dua anak kelas satu yang kadang dijemput. Selebihnya semua jalan kaki," tuturnya.

Baca Juga: Bandung Barat Panen Jagung, Polres Cimahi Komitmen Dukung Program Pertanian Nasional

Saat musim hujan tiba, penderitaan mereka semakin berat. Jalan tanah berubah menjadi kubangan lumpur licin. Tak sedikit siswa yang terpeleset hingga akhirnya memilih kembali pulang ke rumah.

"Kalau musim hujan kadang anak-anak tidak bisa lewat karena jalannya becek. Ada juga yang jatuh terus pulang lagi ke rumah. Untuk yang lewat Kepusilir itu jalannya tanah semua, lewat hutan pinus dan sawah," ucap Elis.

Meski begitu, pihak sekolah tidak memaksakan siswa tetap datang apabila kondisi cuaca dan akses dinilai membahayakan keselamatan.

Sekolah memilih memberi toleransi dengan mengganti kegiatan belajar melalui tugas rumah.

Baca Juga: Kuota Haji Bandung Barat Anjlok! Dari 1.200 Jemaah Kini Tinggal 80 Orang

"Kalau memang akses tidak memungkinkan atau ada longsor, kami maklumi anak belajar dari rumah dan diberikan tugas. Keselamatan tetap yang utama," katanya.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail memastikan sekolah terpencil yang berada di Kampung Gabusgirang, Desa Karangtanjung, Kecamatan Cililin, yakni SDN Giriasih, masuk dalam prioritas perbaikan di tahun 2026.

Selain bangunan sekolah, Pemkab Bandung Barat akan membenahi akses jalan menuju SDN Giriasih yang selama ini dikeluhkan warga dan para siswa karena kondisinya cukup ekstrem. Jalan menuju sekolah diketahui sempit, licin, dan berada di jalur perbukitan dengan medan terjal.


Berita Terkait


News Update