Bupati Bandung Barat Janji Sekolah Terpencil jadi Prioritas Pembangunan

Senin 18 Mei 2026, 19:04 WIB
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail kunjungi sekolah terpencil di Cililin Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail kunjungi sekolah terpencil di Cililin Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

BANDUNG BARAT, POSKOTA - Di balik hijaunya hutan pinus di kawasan perbukitan Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, ada perjuangan sunyi anak-anak demi bisa mengenyam pendidikan.

Setiap pagi, mereka harus menembus jalan setapak berlumpur, jalur licin, hingga tanjakan curam hanya untuk sampai ke sekolah.

Itulah keseharian siswa SDN Giriasih yang berada di Kampung Gabusgirang, Desa Karangtanjung, Kecamatan Cililin. Sekolah yang berdiri di dataran tinggi tepat di bawah kawasan hutan pinus milik Perhutani itu hingga kini masih sulit dijangkau kendaraan.

Akses menuju sekolah hanya bisa dilalui sepeda motor. Kendaraan roda empat dipastikan tak mampu menembus medan ekstrem menuju lokasi sekolah tersebut.

Baca Juga: 131 Proyek Strategis Bandung Barat Diteken, Jalan hingga Puskesmas jadi Prioritas

Akibatnya, sebagian besar siswa memilih berjalan kaki setiap hari. Mereka rela menyusuri jalan tanah, pematang sawah, hingga jalur perbukitan demi bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Guru SDN Giriasih, Elis Rirahayu mengatakan, saat ini sekolahnya memiliki 116 siswa yang berasal dari tiga desa, yakni Karangtanjung, Batulayang, dan Cililin.

"Kalau Desa Karangtanjung itu satu RW, Desa Cililin satu RT, sementara dari Desa Batulayang ada dua RT. Total siswa kami 116 orang," ujar Elis.

Menurutnya, perjuangan paling berat dirasakan siswa yang berasal dari Kampung Cimuncang dan Kepusilir. Mereka harus berjalan kaki sekitar dua kilometer dengan waktu tempuh lebih dari 30 menit.

Baca Juga: Bupati Bandung Barat Dorong Pengelolaan Sampah Modern, TPPAS Sarimukti Bakal Jadi Sumber Listrik

Bahkan, ada siswa yang harus berangkat sejak pukul 05.30 WIB agar tidak terlambat tiba di sekolah.


Berita Terkait


News Update