Bupati Bandung Barat Dorong Pengelolaan Sampah Modern, TPPAS Sarimukti Bakal Jadi Sumber Listrik

Senin 18 Mei 2026, 18:46 WIB
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menandatangani kesepakatan bersama pengolahan sampah perkotaan menjadi energi listrik di Jakarta. (Sumber: Poskota/ Gatot Poedji Utomo)

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menandatangani kesepakatan bersama pengolahan sampah perkotaan menjadi energi listrik di Jakarta. (Sumber: Poskota/ Gatot Poedji Utomo)

BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mulai mendorong transformasi sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni melalui penandatanganan kesepakatan bersama pengolahan sampah perkotaan menjadi energi listrik di Jakarta.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail mengatakan, pola pengelolaan sampah konvensional yang selama ini diterapkan sudah tidak lagi relevan menghadapi tantangan lingkungan dan kebutuhan energi masa depan.

"Selama ini TPPAS Sarimukti menjadi bagian penting dalam sistem pengelolaan sampah kita. Tapi pendekatan konvensional tidak lagi relevan untuk menjawab tantangan ke depan,” ujar Jeje, kepada Poskota.

Baca Juga: Jeje Ritchie Sebut Infrastruktur dan Pelayanan Publik Harus Jadi Prioritas Bandung Barat

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong perubahan sistem pengelolaan sampah melalui teknologi yang mampu mengubah limbah menjadi energi listrik.

"Kemarin kita mengambil langkah strategis melalui kesepakatan bersama pengolahan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan yang mampu mengubah sampah menjadi energi listrik," katanya.

Jeje menjelaskan, program tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang pengelolaan sampah perkotaan menjadi energi terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan.

Melalui kerja sama itu, Pemkab Bandung Barat menargetkan hadirnya sistem pengelolaan sampah yang modern, berkelanjutan, dan memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

Baca Juga: Atasi Masalah Sampah, Pemprov Jakarta Usulkan Tiga PLTSa Baru yang Mampu Olah Ribuan Ton Sampah per Hari

"Melalui kerja sama ini kita berkomitmen menghadirkan pengelolaan sampah yang modern, berkelanjutan, dan memberi keuntungan positif bagi masyarakat," ucapnya.

Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) di kawasan TPPAS Sarimukti dinilai akan memberikan banyak manfaat, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi daerah.

Selain mengurangi penumpukan sampah dan potensi pencemaran lingkungan, proyek tersebut juga diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik terbarukan untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat serta mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

"Lingkungan akan lebih bersih dan sehat karena penumpukan sampah bisa ditekan. Selain itu juga akan tersedia energi listrik terbarukan yang mendukung kebutuhan masyarakat," jelas Jeje.

Baca Juga: Pembangunan PLTSa Sarimukti Terkendala Lahan hingga Pasokan Sampah

Tak hanya itu, pembangunan PLTS Sarimukti juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pembukaan lapangan kerja dan peningkatan nilai ekonomi dari pengolahan sampah.

"Tentunya melalui proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan serta berkontribusi dalam upaya pengurangan emisi karbon," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jeje turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah tersebut.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, serta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atas dukungan dan fasilitasi sehingga kerja sama ini dapat terwujud," tuturnya.


Berita Terkait


News Update