PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Pengemudi Toyota Innova dengan nomor Polisi A 1633 BF, yang menabrak sejumlah siswa SD Negeri Sukaratu 5, hingga ada yang meninggal dunia, ternyata seorang Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Pandeglang.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pengemudi toyota Innova tersebut bekerja sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang.
Jumlah siswa yang menjadi korban kecelakaan lalulintas tersebut sebanyak 7 orang, diantaranya satu meninggal dunia dan 6 orang alami luka-luka. Selain 7 siswa SD, ada juga korban lainnya, yakni pedagang asongan yang dikabarkan kritis dan satu orang sales yang mengalami luka ringan.
Pihak kepolisian mencatat, secara keseluruhan jumlah korban dalam tragedi tersebut sebanyak 9 orang. Saat ini, korban yang mengalami luka-luka sedang dalam penanganan pihak medis di RSUD Berkah Pandeglang. Kabarnya, seorang Kadis tersebut menyetir mobil sendiri yang diduga dalam kondisi sedang sakit. Soalnya, saat saat itu pengemudi terlihat mengenakan slang oksigen.
Baca Juga: Polda Banten Musnahkan 8.527 Lembar Uang Palsu, Hasil Sinergi dengan Bank Indonesia
Kecelakaan maut tersebut terjadi pada pukul 09;20 WIB, saat para siswa di sekolah tersebut istirahat dan bermain sambil jajan di depan sekolah. Menurut salah seorang guru SD Negeri Sukaratu 5, Rika mengungkapkan, saat kejadian posisi anak-anak sekolah sedang istirahat dan jajan di depan sekolah.
"Posisi anak-anak di depan sekolah sedang jajan, karena saat itu sudah waktu istirahat, soalnya di depan sekolah ada pedagang," ungkapnya, Kamis 30 April 2026.
Ia juga menyebut, siswa yang menjadi korban kecelakaan lalulintas tersebut diantaranya Tb. Muhamad Atharur Milal meninggal dunia kelas 4, Muhamad Faisal kelas 4, M Renaldi kelas 6, Siti Wafa kelas 4, Nurfadilah kelas 3, Muhamad Dafa kelas 1 dan Balkis kelas 4.
"Korban lainnya di luar anak-anak sekolah yaitu sales dan seorang pedagang," jelasnya.
Baca Juga: Dituding Pakai Merkuri, Bos Skincare Ini Buka Fakta
Saat ditanya apakah benar pengemudi yang nabrak sejumlah siswa itu seorang Kepala Dinas. Ia mengaku, iya informasinya Kepala Dinas.
"Saat intu posisinya masih memakai infus, dia lagi sakit, menurut keterangan dia katanya punya penyakit diabet," katanya.
Terpisah, Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Burhanudin Surya Muhamad menjelaskan, terkait kecelakaan lalulintas yang terjadi di depan SDN Sukaratu 5, melibatkan kendaraan Toyota Inova warna hitam, yang dikendarai oleh saudara Mursidi, yang menabrak kerumunan anak sekolah.
"Korban dari kejadian itu, diantaranya satu orang meninggal dunia dan korban lainnya masih dirawat di rumah sakit," tuturnya.
Baca Juga: Mobil Innova Tabrak Tujuh Siswa SD di Pandeglang, Satu Korban Meninggal Dunia
Saat dipastikan apakah pengemudi Toyota Inova itu seorang Kepala Dinas. Ia mengaku, pekerjaannya PNS dan untuk jabatannya masih dilakukan pendalaman.
"Saat ini pengemudi masih dipinta keterangan oleh penyidik Satlantas Polres Pandeglang," katanya.
"Dalam penanganan laka lantas itu, kami masih proses penyidikan, pengumpulan saksi-saksi dan alat bukti lainnya," sambungnya.
Saat ditanya lagi apakah sang pengemudi tersebut sedang sakit atau seperti apa. Ia kembali mengatakan, untuk pengamatan observasi awal mungkin lagi sakit, tapi untuk bukti sakit atau tidaknya nanti dibuktikan secara medis.
"Jadi, kami belum bisa menyimpulkan," ujarnya. (fat)
