Pemprov DKI Siapkan 900 Hewan Kurban, Pastikan Iduladha di Jakarta Tertib dan Ramah Lingkungan

Kamis 30 Apr 2026, 13:17 WIB
Ilustrasi hewan kurban. Sumber: Poskota/Ahmad Tri Hawaari

Ilustrasi hewan kurban. Sumber: Poskota/Ahmad Tri Hawaari

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Perumda Dharma Jaya akan menyediakan 900 hewan kurban guna memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. 

Adapun langkah itu dilakukan, untuk menjamin ketersediaan hewan kurban yang memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) bagi warga ibu kota. 

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menyampaikan bahwa seluruh unit hewan kurban yang disediakan telah melalui prosedur seleksi dan pemeriksaan kesehatan yang ketat.  

“Prioritas kami adalah memberikan jaminan keamanan bagi konsumen. Setiap ekor sapi didatangkan dari wilayah telah terverifikasi dan wajib melewati proses karantina serta pemeriksaan ulang oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta,” ujar Raditya kepada awak media, Kamis, 30 April 2026.

Baca Juga: Warga Habiskan Waktu Libur Iduladha di Masjid Raya Al-A’Zhom Tangerang

Raditya mengatakan, Dharma Jaya telah mengoptimalkan infrastruktur Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Cakung, yang tersertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan Halal. 

"Fasilitas pemotongan semi-mekanik ini memiliki kapasitas operasional mencapai 200 hingga 250 ekor per hari," ucap Raditya.

Selain itu, dikatakan dia, pihaknya bagian akan mengerahkan 100 personel profesional, termasuk Juru Sembelih Halal (Juleha) bersertifikat serta tim pengemasan. 

Perusahaan juga menawarkan layanan pengelolaan daging kurban secara komprehensif, mulai dari pemotongan, pemisahan karkas, hingga pengemasan khusus (customized packaging) dalam takaran kilogram untuk memudahkan distribusi bagi masyarakat. 

Baca Juga: Hari Raya Iduladha 1446H, TelkomGroup Salurkan 946 Hewan Kurban untuk Masyarakat

“Melalui sistem layanan terpadu ini, kami memastikan aspek higienitas tetap terjaga mulai dari hulu hingga hilir. Selain itu, kami juga menjamin manajemen limbah hasil pemotongan dilakukan sesuai dengan regulasi lingkungan hidup yang berlaku,” kata Raditya. 


Berita Terkait


News Update