PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Sebuah mobil Innova warna hitam dengan nomor polisi A 1633 BF, menyeruduk sejumlah siswa SD Negeri di Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang pada Kamis, 30 April 2026.
Tujuh siswa SD menjadi korban tabrakan, salah satu korban dinyatakan meninggal dunia dan enam siswa lainnya luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, selain tujuh siswa tersebut, masih ada korban, yakni satu orang pedagang makanan rungan dan seorang sales.
Mobil yang menabrak sejumlah siswa tersebut kabarnya dikemudikan oleh seorang Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Pandeglang.
Salah satu guru SD Negeri Sukaratu 5, Oop mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.20 WIB pagi saat sebagian siswa keluar istirahat.
"Ada siswa jelas 3, kelas 4,5 dan kelas 6. Korban yang meninggal dunia itu siswa kelas 4," ungkapnya saat ditemui di lokasi kejadian.
"Yang meninggal itu luka parah, sampe mental ke selokan keserudug mobil itu," sambungnya.
Dikatakannya, jumlah siswa yang jadi korban kecelakaan itu sebanyak 7 orang, dan ada juga seorang pedagang yang kabarnya sekarang kondisinya kritis.
Baca Juga: Polda Banten Musnahkan 8.527 Lembar Uang Palsu, Hasil Sinergi dengan Bank Indonesia
"Korban semuanya sudah dievakuasi ke RSUD Berkah Pandeglang," katanya.
Menurutnya, kendaraan roda empat yang menggeruduk para siswa di depa sekolah itu melaju dari arah timur atau Serang melaju ke arah Cipacung, Pandeglang.
"Mobil itu menyebrang ke depan sekolah, pertama nyenggol sales hingga menggeruduk para siswa kami," ujarnya.
Salah seorang guru lainnya, Rika menuturkan, saat kejadian posisi anak-anak sekolah sedang istirahat, karena di depan sekolah ada pedagang, anak-anak-anak itu posisinya sedang berada di depan sekolah.
Baca Juga: Dituding Pakai Merkuri, Bos Skincare Ini Buka Fakta
"Anak-anak lagi jajan posisinya, mobil dari arah timur pertama nabrak salse dulu kemudian nabrak siswa kami," tuturnya.
Ditambahkannya, anak-anak atau korban ada yang masuk ke kolong mobil.
"Saya dengar sura benturan mobil itu, anak-anak udah ada yang di dalam kolong mobil," tambahnya. (fat)
