Owner Daycare Baby Preneur Aceh Siapa? Jadi Sorotan usai Dugaan Kasus Penganiayaan Bayi

Rabu 29 Apr 2026, 10:19 WIB
Ilustrasi. Daycare Baby Preneur di Kota Banda Aceh yang tengah menjadi perhatian usai beredarnya rekaman CCTV soal dugaan tindak kekerasan terhadap seorang bayi di tempat penitipan anak tersebut. (Sumber: Freepik)

Ilustrasi. Daycare Baby Preneur di Kota Banda Aceh yang tengah menjadi perhatian usai beredarnya rekaman CCTV soal dugaan tindak kekerasan terhadap seorang bayi di tempat penitipan anak tersebut. (Sumber: Freepik)

POSKOTA.CO.ID - Daycare Baby Preneur di Kota Banda Aceh tengah menjadi perhatian usai beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan tindak kekerasan terhadap seorang bayi di tempat penitipan anak tersebut.

Video yang viral di media sosial memicu kemarahan warganet dan mendorong pemerintah daerah mengambil langkah tegas terhadap operasional daycare itu.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar pada Selasa, 28 April 2026, kejadian itu disebut berlangsung pada Senin, 27 April 2026 sekitar pukul 07.45 WIB.

Dalam video tersebut terlihat empat anak berada di dalam satu ruangan bersama dua orang pengasuh perempuan. Salah seorang anak tampak menangis saat sedang disuapi makanan.

Situasi kemudian berubah ketika salah satu pengasuh yang diduga sebagai pelaku beberapa kali mengangkat korban.

Tidak lama setelah itu, pengasuh tersebut diduga membanting korban dan menarik telinga anak hingga terjatuh.

Korban terdengar menangis keras selama kejadian berlangsung. Sementara itu, pengasuh lain yang berada di lokasi terlihat menyaksikan peristiwa tersebut namun tidak melakukan tindakan pencegahan.

Rekaman inilah yang kemudian menyulut reaksi keras masyarakat setelah beredar luas di media sosial.

Pemerintah Kota Banda Aceh sendiri menyatakan akan menutup operasional Baby Preneur Daycare menyusul viralnya dugaan kekerasan tersebut.

“Untuk daycare yang bersangkutan akan kami tutup,” kata Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah di Banda Aceh.

Selain menyoroti kronologi kejadian, perhatian publik juga mengarah pada siapa sosok owner atau pemilik Daycare Baby Preneur. Lantas, siapa pemilik Daycare Baby Preneur tersebut?

Owner Daycare Baby Preneur Aceh Siapa?

Di tengah sorotan publik, diketahui bahwa owner atau pengelola Baby Preneur Daycare adalah Husaini.

Husaini juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Baby Preneur Daycare. Ia menyampaikan bahwa pihak manajemen telah mengambil tindakan cepat usai mengetahui kejadian tersebut.

Menurut Husaini, tiga orang yang terlibat telah langsung diberhentikan dari pekerjaannya, termasuk terduga pelaku utama.

"Tiga orang telah kita pecat satu jam setelah kejadian. Satu pelaku dan dua orang yang berada di lokasi," kata Husaini, Selasa, 28 April 2026.

Husaini menjelaskan, sistem CCTV di daycare tersebut dapat diakses oleh seluruh orang tua murid.

Setelah insiden diketahui, pihak yayasan mengaku segera menurunkan tim ke lokasi guna menangani situasi dan memastikan kondisi korban.

Ia juga menjelaskan, pihak manajemen telah bertemu langsung dengan orang tua korban untuk menyampaikan permohonan maaf serta memberikan penjelasan atas insiden yang terjadi.

"Kami sudah bertemu dengan orang tua korban dan menyampaikan permohonan maaf. Saya orang pertama yang menyampaikan kejadian itu ke orang tua korban. Kami akan memperketat pengawasan untuk mencegah kejadian serupa terulang," jelas Husaini.

Saat ini kasus dugaan penganiayaan bayi tersebut tengah dalam penanganan aparat kepolisian.


Berita Terkait


News Update