Tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur bermula dari insiden sebuah kendaraan, dalam hal ini taksi listrik yang mengalami mogok di perlintasan sebidang. Akibatnya, memicu rangkaian kejadian beruntun hingga berujung kecelakaan besar.
Insiden pertama terjadi ketika KRL relasi Bekasi-Cikarang tertemper sebuah taksi listrik GreenSM di perlintasan sebidang JPL 85.
Benturan ini menyebabkan perjalanan KRL terganggu dan rangkaian tidak dapat melanjutkan operasional secara normal.
"Saya sudah minta Dirjen Perhubungan Darat untuk bertemu dengan pengelola taksi hijau tersebut untuk melakukan evaluasi. Mudah-mudahan tadi kalo jadi hari ini mestinya," kata Dudy.
